Mengapa Orang Cerdas Sering Salah Langkah?
- 26 Feb 2026 20:16 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pernahkah Anda merasa heran mengapa orang-orang dengan IQ tinggi atau pendidikan mentereng justru sering terjebak dalam keputusan yang konyol? Fenomena ini bukan tanpa alasan. Richard Feynman, fisikawan legendaris peraih Nobel 1965, ternyata sudah lama memperingatkan penyebab utamanya.
Musuh Terbesar: Bias Konfirmasi
Menurut pandangan yang sering ditekankan Feynman, masalah utama orang cerdas bukanlah kurangnya informasi, melainkan kemampuan mereka untuk merasionalisasi kesalahan.
Orang cerdas memiliki "keahlian" khusus untuk menciptakan argumen yang sangat logis guna mendukung keyakinan mereka yang salah. Dalam dunia psikologi modern, ini sering disebut sebagai bias konfirmasi yang diperparah oleh kecerdasan.
Poin Penting Mengapa Si Pintar Bisa Tergelincir:
- Terlalu Percaya Diri (Overconfidence): Karena sering benar di masa lalu, orang cerdas merasa kapasitas intelektual mereka adalah perisai terhadap kesalahan.
- Membodohi Diri Sendiri: Feynman selalu menekankan bahwa "orang yang paling mudah kita tipu adalah diri kita sendiri." Orang cerdas sangat mahir membangun narasi yang membuat kesalahan mereka tampak seperti strategi yang brilian.
- Kurangnya Kerendahan Hati Intelektual: Keinginan untuk selalu terlihat "tahu segalanya" menghalangi mereka untuk mengakui ketidaktahuan.
Pelajaran dari Feynman: Teknik "I Don't Know"
Feynman meyakini bahwa sains—dan pengambilan keputusan yang baik—dimulai dengan pengakuan atas ketidaktahuan. Ia tidak takut terlihat bodoh jika itu berarti ia bisa menemukan kebenaran.
"Saya lebih suka memiliki pertanyaan yang tidak bisa dijawab daripada jawaban yang tidak bisa dipertanyakan." — Richard Feynman
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....