Jejak Panjang Catur Indonesia

  • 25 Feb 2026 05:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Sejarah catur di Indonesia bermula sejak masa kolonial Belanda dan terus berkembang hingga menjadi olahraga prestasi tingkat nasional. Kini, pembinaan catur berada di bawah naungan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) yang mengatur kompetisi serta pembinaan atlet di berbagai daerah.

Permainan ini dibawa oleh bangsa Belanda pada akhir abad ke-19 dan awalnya hanya populer di kalangan warga Eropa serta bangsawan lokal. Pada 1915, berdiri Nederlandsch-Indische Schaakbond (NISB) sebagai organisasi catur pertama di Hindia Belanda, menandai awal pembinaan catur secara terstruktur.

Pasca kemerdekaan, para pecatur nasional mendirikan PERCASI pada 17 Agustus 1950 di Yogyakarta. Dr. Abu Hanifah terpilih sebagai ketua umum pertama, dan pada 1953 Indonesia resmi bergabung dengan FIDE sebagai anggota federasi catur dunia.

Di kancah internasional, Indonesia melahirkan sejumlah Grandmaster yang menorehkan prestasi membanggakan. Herman Suradiradja menjadi Grandmaster pertama Indonesia pada 1978, disusul Utut Adianto yang menembus peringkat elit dunia pada era 1980-an.

Memasuki era modern, muncul nama-nama seperti Susanto Megaranto dan Irene Kharisma Sukandar yang semakin mengukuhkan posisi Indonesia di dunia catur. Untuk melestarikan sejarahnya, didirikan Museum Catur Indonesia di Bekasi, Jawa Barat, sebagai pusat edukasi dan dokumentasi perjalanan panjang catur nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....