Dari Mana Sebenarnya Edamame Berasal?

  • 24 Feb 2026 13:34 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Edamame sering dianggap sebagai kacang modern yang populer karena tren makanan sehat dan gaya hidup tinggi protein. Padahal, jika ditelusuri dari sisi sejarah pertanian, edamame memiliki akar panjang yang jauh lebih tua daripada popularitasnya saat ini.

Secara ilmiah, edamame adalah kedelai yang dipanen saat masih muda sebelum bijinya mengeras dan mengering. Tanaman kedelai sendiri telah dibudidayakan ribuan tahun lalu di wilayah China, kemudian berkembang luas dan menjadi bagian penting dari tradisi pangan di Jepang.

Istilah edamame berasal dari bahasa Jepang yang secara harfiah berarti kacang di tangkai. Nama ini merujuk pada kebiasaan lama menjual atau menyajikan kedelai muda tersebut masih menempel pada batangnya, sehingga tampilannya berbeda dari kacang kering yang sudah dipisahkan dari polong.

Perbedaan utama edamame dengan kacang lain sebenarnya terletak pada waktu panennya, bukan pada jenis tanamannya. Jika kedelai biasa dibiarkan matang dan kering untuk diolah menjadi tahu, tempe, atau kecap, edamame justru dipetik ketika masih hijau sehingga teksturnya lebih lembut dan rasanya sedikit manis.

Dari segi rasa dan tekstur, edamame terasa lebih segar serta tidak terlalu berminyak ketika dikunyah. Hal ini berbeda dengan kacang tanah atau kacang mete yang cenderung lebih tinggi lemak dan memiliki tekstur renyah karena melalui proses pengeringan atau pemanggangan.

Menurut data komposisi pangan dari United States Department of Agriculture, kedelai muda mengandung kombinasi protein nabati dan serat yang cukup tinggi dalam satu porsi. Publikasi di jurnal Nutrients juga menjelaskan bahwa kedelai termasuk sumber protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Dengan memahami asal-usul dan cara panennya, terlihat bahwa edamame bukanlah spesies kacang yang berbeda, melainkan kedelai pada fase pertumbuhan tertentu. Waktu panen inilah yang membuat karakter rasa, tekstur, serta komposisinya terasa unik dibandingkan kacang-kacangan lain yang umum dikonsumsi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....