Mengenal Lebih Dekat Burung Bondol Haji
- 14 Feb 2026 06:34 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Di balik hamparan hijau padi yang mulai menguning, sosok burung mungil dengan ciri khas kepala berwarna putih bersih sering kali menjadi pemandangan yang tak terpisahkan bagi para petani. Burung tersebut adalah Bondol Haji (Lonchura maja), atau yang lebih akrab disapa oleh masyarakat lokal sebagai Emprit Haji.
Disebut "Haji" karena kepalanya yang putih menyerupai peci atau sorban, burung ini merupakan salah satu penghuni setia ekosistem persawahan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Karakteristik dan Keunikan
Bondol Haji memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, sekitar 11 cm. Tubuhnya didominasi warna cokelat berangan, yang kontras dengan warna putih di bagian kepala hingga leher atas. Paruhnya yang pendek dan kuat berwarna abu-abu kebiruan, sangat cocok untuk memecah biji-bijian.
Peran di Ekosistem: Kawan atau Lawan?
Bagi sebagian petani, kehadiran Bondol Haji sering dianggap sebagai tantangan karena kegemaran mereka memakan bulir padi yang sedang ranum. Namun, secara ekologis, burung ini merupakan bagian penting dari rantai makanan dan keanekaragaman hayati pedesaan.
Beberapa fakta menarik tentang Bondol Haji:
- Habitat: Menyukai area terbuka, rawa-rawa, dan tentu saja lahan persawahan.
- Perilaku: Membangun sarang berbentuk bola dari rumput kering di dahan pohon atau semak-semak.
- Distribusi: Tersebar luas di Jawa, Bali, Sumatera, hingga Semenanjung Malaya.
Tantangan Konservasi
Meskipun saat ini statusnya masih dikategorikan sebagai Least Concern (Risiko Rendah) oleh IUCN, populasi Bondol Haji menghadapi ancaman dari alih fungsi lahan dan perburuan liar untuk dijadikan burung peliharaan. Keberadaan mereka menjadi indikator bahwa ekosistem sawah masih cukup sehat untuk mendukung kehidupan fauna liar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....