Air Terjun Bawah Laut Terbesar di Greenland

  • 04 Feb 2026 22:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu: Selama ini, mata dunia tertuju pada keindahan air terjun di daratan. Namun, para ilmuwan kelautan mengungkap bahwa keajaiban alam paling masif justru tersembunyi ribuan meter di bawah permukaan Samudra Atlantik Utara. Terletak di antara Greenland dan Islandia, fenomena ini dikenal sebagai Air Terjun Selat Denmark (Denmark Strait Cataract).

Lebih Tinggi dari Burj Khalifa

Jika dibandingkan, air terjun darat tertinggi di dunia, Angel Falls di Venezuela, memiliki ketinggian sekitar 979 meter. Sementara itu, Air Terjun Selat Denmark memiliki terjunan vertikal sejauh 3.500 meter (3,5 kilometer).

Debit airnya pun tak main-main. Diperkirakan lebih dari 5 juta meter kubik air mengalir setiap detiknya—setara dengan 2.000 kali lipat debit air terjun Niagara pada puncaknya.

Bagaimana Air Bisa "Jatuh" di Dalam Air?

Mungkin terdengar aneh, namun fenomena ini terjadi karena perbedaan densitas (massa jenis) air yang dipicu oleh suhu:

  1. Pertemuan Arus: Air dingin dari Laut Nordik bertemu dengan air yang lebih hangat di Laut Irminger.
  2. Efek Gravitasi: Air dingin memiliki molekul yang lebih rapat dan lebih berat daripada air hangat.
  3. Terjun ke Dasar: Saat air dingin yang padat ini bertemu dengan air hangat, ia langsung "tenggelam" di bawah air hangat dan meluncur jatuh melewati tebing curam di dasar laut.

Peran Vital bagi Bumi

Fenomena ini bukan sekadar pemandangan alam yang unik, melainkan mesin utama bagi ekosistem global. Aliran air raksasa ini membantu menggerakkan Sabuk Transporter Samudra (arus sirkulasi global) yang mengatur iklim bumi dan mendistribusikan nutrisi bagi kehidupan laut.

"Ini adalah pengingat bahwa dasar laut kita masih menyimpan misteri yang jauh lebih besar dari apa yang kita lihat di daratan," ujar salah satu peneliti oseanografi.

Fitur

Deskripsi

Lokasi

Selat Denmark (Antara Greenland & Islandia)

Ketinggian Terjun

~3.500 Meter

Lebar

Sekitar 160 Kilometer

Penyebab

Perbedaan suhu dan densitas air

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....