Populasi Anjing Laut Biarawan Mulai Bangkit
- 27 Jan 2026 00:03 WIB
- Bengkulu
rri.co.id, Bengkulu: Harapan baru muncul bagi salah satu mamalia laut paling langka di dunia. Laporan terbaru dari para ahli biologi kelautan menunjukkan bahwa populasi Anjing Laut Biarawan (Monk Seal) mulai menunjukkan tren positif berkat upaya konservasi yang intensif selama satu dekade terakhir.
Mengapa Mereka Disebut "Biarawan"?
Nama "biarawan" diberikan karena lipatan kulit di leher mereka yang menyerupai tudung jubah biarawan, serta sifat mereka yang lebih suka menyendiri dibandingkan jenis anjing laut lainnya yang hidup berkelompok besar.
Tantangan yang Dihadapi
Meskipun ada peningkatan jumlah, spesies ini masih menghadapi tantangan berat:
- Kehilangan Habitat: Berkurangnya garis pantai akibat kenaikan air laut.
- Sampah Laut: Ancaman terjerat jaring ikan atau menelan plastik.
- Interaksi Manusia: Gangguan di pantai yang seringkali membuat induk anjing laut stres.
Upaya Penyelamatan Dunia
Di Hawaii, sukarelawan dan ilmuwan bekerja sama untuk memantau setiap kelahiran bayi anjing laut. Sementara itu, di wilayah Mediterania, pembentukan kawasan lindung laut telah berhasil menekan angka perburuan liar.
"Setiap bayi yang lahir adalah kemenangan bagi keanekaragaman hayati kita. Kita tidak hanya menyelamatkan satu spesies, tapi juga menjaga keseimbangan ekosistem laut," ujar salah satu peneliti konservasi.
Ciri Khas | Keterangan |
Status | Terancam Punah (Endangered) |
Makanan | Ikan, gurita, dan krustasea |
Habitat | Kepulauan Hawaii dan Laut Mediterania |
Keunikan | Bisa menahan napas hingga 20 menit saat menyelam |
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....