Pilih Aki Basah atau Aki Kering?
- 21 Feb 2023 18:59 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Aki pada kendaraan dibagi menjadi dua jenis, yakni basah dan kering. Meskipun bernama basah dan kering, tetapi sebetulnya kedua jenis aki ini menggunakan cairan elektroda yang sering kita sebut dengan air aki.
Pada aki kering, cairannya berbentuk gel sehingga lebih padat. Sedangkan pada aki basah, cairannya berbentuk cair seperti air biasa yang bening seperti air minum.
Lalu manakah yang lebih baik antara aki basah dan aki kering? Dikutip dari sejumlah sumber sebenarnya bisa disimpulkan jika sebenarnya kedua jenis aki memiliki kelemahan dan keunggulan.
Aki kering disebut aki bebas perawatan. Hal itu karena pengguna aki kering tak perlu rutin memeriksa cairan pada aki.
Usai aki kering umumnya sampai dengan 2 tahun. Saat sudah habis, aki kering jarang sekali diperbaiki meskipun sebenarnya bisa.
Sementara aki basah saat pertama kali dibeli harus dituangkan air zuur terlebih dahulu. Air ini merupakan air keras yang cukup berbahaya terkena kulit.
Fungsi air zuur adalah untuk mengaktifkan komponen aki yang dari sejumlah elektroda. Saat air menyusut maka perlu ditambahkan dengan air aki biasa, atau bukan air zuur.
Pengguna harus rutin mengecek aki basah setidaknya setiap sebulan sekali. Volume air air aki yang kurang bisa membuat usia pakai aki lebih pendek.
Aki basah disebut juga aki dengan perawatan. Namun karena memerlukan perawatan justru usia pakai aki basah lebih panjang dari aki kering.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....