Pecut Kuda Berkhasiat Obati Hepatisis Hingga Kanker
- 28 Feb 2025 19:13 WIB
- Bengkulu
KBRN, Bengkulu: Tumbuhan Pecut Kuda merupakan jenis tanaman herbal yang telah banyak digunakan untuk membuat ramuan atau obat tradisional, dan berkhasiat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
Pecut kuda dengan nama ilmiah biasanya tumbuh secara liar di pekarangan rumah, lapangan, tempat yang biasa ditumbuhi banyak rumput, tempat-tempat yang kurang terawat, atau di pinggir-pinggir jalan.
Tanaman liar ini disebut pecut kuda karena bentuk bunganya mirip bentuk pecut yang sering digunakan untuk menjalankan kereta kuda. Tanaman pecut kuda ini telah dikenal di Filipina dengan nama Kandikadilaan, sedangkan di China bernama Yulongbian.
Daun pecut kuda punya bentuk dan penampilan yang sedikit mirip daun mint, maka terkadang banyak orang yang salah mengira dalam membedakan kedua daun tersebut. Daun pecut kuda memiliki khasiat sebagai obat, dan telah banyak dimanfaatkan oleh banyak orang sejak dulu.
Dari hasil penelitian mahasiswa UNAIR, berhasil menciptakan inovasi obat pereda sakit tenggorokan berbahan dasar daun pecut kuda.
Daun pecut kuda diketahui memiliki banyak kandungan didalamnya, antara lain :
Asam lemak
Achyranthes atau asam amino
Asam oleanolat dan triakontanol.
Saponin berbasis triterpenoid, bisdesmosidic
Asam oleonat
Ekdisteron
D-glukuronat, betaine
Spathulenol, alkaloid
Spinasterol, dihidroksi keton
n-hexacos-14, enoic
Semua bagian dari tanaman pecut kuda, mulai dari akar, batang, daun, bunga, dan bijinya, diketahui memiliki potensi atau bisa digunakan untuk pengobatan alternatif.
Berikut jenis penyakit yang bisa diobati dengan daun pecut kuda:
1. Mengobati Radang Tenggorokan
Dikutip dari buku Pangan dan Agroindustri menuliskan bahwa tanaman pecut kuda bersifat antibakteri dan telah terbukti bisa menghambat pertumbuhan bakteri. Fungsi ini juga bekerja aktif dalam menghambat bakteri streptococcus pyogenes dengan lebih baik dibandingkan penggunaan obat penisilin.
2. Menurunkan Demam
Tanaman pecut kuda telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional di wilayah Afrika untuk mengobati berbagai jenis penyakit, termasuk membantu menurunkan demam. Hal ini karena tanaman pecut kuda mempunyai fungsi sebagai anti-peradangan dan antioksidan, walaupun punya sedikit zat antivirus. Tanaman pecut kuda ini memiliki kandungan asam asorbik yang bersifat sebagai antioksidan, sehingga bisa membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Fungsi ini berpotensi mampu melawan penyebab terjadinya infeksi yang bisa menyebabkan demam.
3. Mengatasi Keputihan pada Wanita
Achyranthes Aspera atau tanaman pecut kuda diketahui punya potensi manfaat untuk mengatasi keputihan pada wanita. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ekstrak dari tanaman pecut kuda ini bisa dijadikan serbuk, dan bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans, yaitu jamur penyebab keputihan.
4. Menangkal Radikal Bebas
Berdasarkan hasil dari beberapa penelitian yang dilakukan, bisa disimpulkan bahwa ekstrak daun pecut kuda ini punya beberapa zat antioksidan di dalamnya. Zat antioksidan tersebut seperti alkaloid, triterpenoid, saponin, tanin, dan flavonoid. Semua zat tersebut bisa menangkal radikal bebas dan melindungi tubuh dari efek berbahaya.
5. Mempercepat Penyembuhan Luka Terbuka
Ekstrak tanaman pecut kuda juga diketahui bisa membantu proses penyembuhan luka dengan lebih cepat. Hal ini karena daun pecut kuda punya kandungan senyawa kimia yang mampu mempercepat penyembuhan luka, seperti Flavonoid, Steroid, Saponin, Tanin, dan Triterpenoid.
6. Menyembuhkan Masalah pada Kulit
Penelitian juga menjelaskan bahwa daun pecut kuda bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab masalah pada kulit seperti staphylococcus aureus. Bakteri staphylococcus aureus ini biasanya bisa menyebabkan bisul, selulitis, Staphylococcal Scalded Skin Syndrome, dan impetigo. Infeksi akibat bakteri ini ditandai dengan kulit yang kemerahan, terasa nyeri, bengkak, dan bernanah pada luka.
7. Membakar Lemak Berlebih pada Tubuh
Tanaman pecut kuda yang telah dijadikan suplemen diketahui bisa membakar lemak berlebih pada tubuh. Cara kerjanya dengan mencegah terjadinya penumpukan lemak di bagian perut dan mengatur berat badan.
8. Melindungi Fungsi Organ Hati
Hati merupakan organ vital yang sangat penting. Organ hati harus berfungsi dengan normal agar bisa bekerja dengan baik. Gangguan penyakit yang biasanya mengganggu fungsi hati yaitu steatosis atau perlemakan hati.
Perlemakan hati merupakan penimbunan trigliserida yang tak terkendali dan tak wajar dalam sel parenkim. Umumnya, penyebab senyawa ini muncul karena senyawa beracun, obesitas, malnutri protein, diabetes mellitus, dan anoksida.
Hal ini dibuktikan dalam sebuah penelitian tahun 2010 yang dilakukan oleh Joshi dkk, tikus yang diinduksi hepatotoksik mengalami penurunan nilai SGPT, SALP, SGOT, dan serum bilirubin.
9. Mencegah Kanker
Menurut WHO, ada kurang lebih 17 juta orang meninggal disebabkan penyakit degeneratif, yaitu seperti kanker, dan setiap tahunnya menyumbangkan 75% penyebab kematian. Penyakit degeneratif biasanya muncul akibat tingginya efek radikal bebas dalam tubuh.
10. Mengobati Rematik dan Amandel
Selain untuk mengobati radang tenggorokan, manfaat daun pecut kuda juga bisa mengatasi rematik dan amandel. Caranya dengan mengambil air dari daun pecut kuda ini. Siapkan 100 gr daun pecut kuda, lalu cuci sampai bersih, potong-potong daunnya, lalu rebus dengan 800 ml air. Tunggu sampai menyusut sekitar 500 ml. Minuman dari ekstrak daun pecut kuda siap diminum 2 kali sehari.
11. Mengobati Hepatitis A
Selain diketahui bisa melindungi organ hati dari perlemakan hati, daun pecut kuda juga berkhasiat untuk mengobati hepatitis A. Caranya kamu harus meramu obat dari pecut kuda ini menjadi minuman herbal. Ambil beberapa tangkai pecut kuda, cuci bersih dan kemudian rebus dengan 700 ml Air. Tunggu hingga menyusut dan diminum.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....