Tips Mengajari Anak Merapikan Mainannya
- 30 Nov 2024 23:13 WIB
- Bengkulu
Saat si kecil mulai asik dengan semua mainannya inilah kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas rumah sampai selesai juga bisa me time.
Tapi, ketika mainan-mainan si kecil kembali berserakan bisa bikin shock lagi. Dan merapikan mainan, mungkin hal terakhir yang dipikirkan si kecil setelah bermain.
Berikut tips yang bisa anda lakukan agar anak mau merapikan mainannya kembali:
1. Mulai dari kebiasaan di rumah
Agar anak mau merapikan mainannya sendiri, harus bisa memberikan contoh yang baik dulu nih pada si kecil. Misal, dengan meletakkan barang yang diambil pada tempatnya atau mengajak si kecil untuk bantu-bantu membersihkan rumah. Biarkan si kecil ikut serta membantu tugas seperti mengepel, mengelap, meski kadang membuat kerjaan malah selesai lebih lama. Namun kebiasaan positif ini tentu akan ditiru si kecil termasuk saat merapikan mainannya kembali.
2. Ajari membereskan sejak kecil
Berawal dari kebiasaan si kecil saat bisa mengambil barang, bisa ajarkan agar anak mau merapikan mainannya sendiri loh! Misal, ajak si kecil memasukkan mainannya ke dalam keranjang dan lakukan dengan hati senang dengan memberikan tepuk tangan padanya. Tentu, kebiasaan baik ini akan berlanjut sampai dia besar nanti.
3. Lakukan kerjasama yang baik
Layaknya tim, tentu semua akan selesai dengan cepat jika ada kerjasama dalam tim. Yuk, saat si kecil selesai bermain inilah waktunya untuk membantunya membereskan mainannya. bisa meminta pertolongan si kecil untuk meletakkan balok kayu atau bonekanya di rak atau tempat mainannya.
Dengan suasana yang riang, tentu membereskan mainan menjadi lebih ceria. Bukan hanya itu, si kecil juga akan merasa bangga dengan yang dilakukannya. Berikan apresiasi seperti tepuk tangan dan ucapkan terima kasih, agar si kecil dapat senang melakukannya kembali.
4. Sediakan lahan bermain
Punya lahan bermain sendiri tentu menjadi hal yang asik nih , misal menyediakan ruang khusus bermain anak atau menempatkan mainan di dalam tempat bermain si kecil seperti kolam atau pagar. Selain tetap rapi, dan si kecil tidak perlu repot lagi untuk membereskan mainan-mainan tersebut.
5. Pisahkan mainan sesuai kategori
Agar anak mau merapikan mainannya, bisa menyediakan keranjang-keranjang khusus untuk beberapa mainan sesuai dengan kategori mainannya. Misal, tempat penyimpanan khusus untuk boneka atau robot, keranjang khusus untuk bola-bola, lemari khusus untuk permainan air dan lainnya yang berguna agar dia fokus untuk memainkan apa setiap kalinya.
6. Pilih sesuai dengan keinginan si kecil
Jangan membatasi dan terlalu menyuruh si kecil saat merapihkan mainannya ya , biarkanlah dia untuk memilih mainan mana yang akan dimasukkan terlebih dahulu. Perhatikan gerak dan benda yang mereka ambil, misal jika yang mereka rapikan mainan yang berwarna terlebih dahulu maka ajak dia untuk mencari warna yang sama setelah warna yang diambilnya. Ini juga bisa melatih kemandirian si kecil.
Jangan meminta si kecil membereskan mainan seperti sebuah perintah. Seperti halnya kita, anak juga tidak suka bila disuruh ini itu. Buat anak melakukannya dengan sukarela.
7. Batasi jumlah mainan
Bukan masalah pelit untuk membelikan mainan si kecil ya. Lebih sedikit mainan, tentu waktu membereskannya juga akan cepat bukan? Dan si Kecil tidak perlu lagi deh dengan susah merapikan mainan dari depan pintu ke ujung dapur.
8. Lakukan perjanjian
Tidak ada salahnya untuk melakukan perjanjian bersama si kecil, tapi tetap lakukan dengan tegas bukan menghakimi. Misal, jika si kecil ingin menonton setelah bermain maka berikan perjanjian seperti “kamu boleh main lagi, asal mainan yang ini dibereskan dulu ya”. Nah, jika si kecil sudah melakukannya maka berikan ia izin untuk melakukan yang ia suka ya, dan sesuai janji yang telah disepakati.
9. Jadikan permainan
Untuk memberikan semangat pada si kecil dalam merapikan mainannya, bisa menciptakan sebuah permainan seru. Seperti, mengajak si kecil untuk mengumpulkan barang dan memasukkan nya ke dalam ranjang mainannya sebanyak-banyaknya. Nah, siapa yang banyak mengumpulkan barang maka ialah yang jadi pemenangnya. Ayo, ciptakan permainan lain untuk keesokan harinya ya.
10. Berikan batasan waktu
Memang pusing, jika melihat rumah berantakan dengan mainan si kecil yang ada di setiap sudut rumah. Ayo, cobalah berikan batasan waktu si kecil saat bermain sampai merapikan mainannya kembali. Misal, memberikan waktu bermain 60 menit, namun berikan waktu 5 menit untuk mengumpulkan merapikan mainannya kembali.
11. Pilih mainan yang akan dimainkan
Tidak ada salahnya ikut andil dalam menyeleksi apa yang akan dimainkan si kecil sepanjang hari, tentu ini berguna agar tidak banyak printilan yang harus dibersihkan. Batasi 1 jenis permainan dalam satu waktu dan bereskan terlebih dahulu sebelum mengambil jenis permainan yang lain. Dengan begitu, si kecil juga akan dengan mudah membereskan mainannya kembali. juga bisa mudah mengecek apabila ada mainan yang tercecer tanpa tercampur-campur.
12. Ajak mainan untuk tidur bersama
Tidak ada salahnya untuk memberikan penjelasan lucu kepada si kecil bahwa mainannya juga butuh istirahat dan tidur di keranjang sama seperti kita. Nah, kegiatan ini bisa lakukan sebelum si kecil tidur jika masih terdapat mainan yang berserakan.
13. Jadikan sebuah rutinitas
Karena kebiasaan yang sering dilihat si kecil dari keseharian di rumah, tentu dengan baik si kecil juga akan menirunya. Nah, agar anak mau merapikan mainannya maka jadikanlah ini sebagai rutinitas yang wajib dilakukan seperti sebelum mandi. Jika sudah menjadi rutinitas, tentu si kecil dengan senang hati untuk merapikan mainannya kembali.
14. Jangan membantu si kecil
Ajarkan si kecil bisa lebih mandiri dengan cara tidak membantunya , ya walau terkadang suka greget untuk membantunya agar cepat selesai. Namun, bersabarlah karena jika si kecil yang sering dibantu akan menjadi manja. Nah, cobalah untuk mempercayainya dalam merapikan mainannya sendiri.
15. Berikan apresiasi
Siapapun tentu akan senang jika apa yang ia kerjakan dihargai oleh semua orang, begitu juga si kecil tentu ia akan senang jika Mampas memberikan sedikit apresiasi padanya. Seperti memberikan permen kesukaannya, tepuk tangan, pujian atau hal lain yang ia sukai. Dengan begini tentu anak mau merapikan mainannya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....