Pengawasan Kawasan Wisata di Perketat Melibatkan TIM Basarnas

  • 29 Mar 2026 10:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pengawasan di sejumlah lokasi wisata di Provinsi Bengkulu terus diperketat hingga hari ini. Langkah tersebut dilakukan guna memperkecil risiko kecelakaan bagi para pengunjung, khususnya di kawasan pantai dan tempat rekreasi yang dinilai rawan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu, Muslikun Sodik, menyampaikan bahwa sepanjang periode Lebaran tahun ini terjadi peningkatan jumlah kasus kejadian yang ditangani petugas di lapangan. Sejumlah titik rawan menjadi perhatian serius, di antaranya kawasan laut dan pantai, kolam renang Kampung Durian, sungai, serta beberapa lokasi wisata lainnya.

Beberapa lokasi yang teridentifikasi rawan antara lain kawasan Pulau Baai Lentera Merah, kolam di Benteng, serta lokasi arung jeram di Lebong. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan pemantauan intensif karena tingginya aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Meski demikian, Muslikun mengungkapkan bahwa seluruh korban dalam kejadian yang terjadi berhasil ditemukan oleh petugas. Sebagian korban di antaranya berhasil diselamatkan setelah mendapatkan pertolongan cepat dari tim SAR dan tenaga medis yang siaga di lokasi.

Faktor kecerobohan sering menjadi pemicu terjadinya musibah di lokasi wisata,” ujar Muslikun, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, potensi risiko di kawasan wisata perlu mendapat perhatian serius melalui upaya edukasi dan pencegahan. Selama periode H-7 hingga H+7 Idulfitri 1447 Hijriah, seluruh personel disiagakan untuk melakukan pemantauan serta memberikan pertolongan apabila terjadi insiden.

Selain itu, petugas juga menyiagakan peralatan pendukung di sejumlah titik strategis guna mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban. Dalam pelaksanaannya, tim SAR turut bergabung dalam posko terpadu bersama instansi terkait untuk mengingatkan masyarakat agar menghindari lokasi berbahaya serta selalu memperhatikan rambu peringatan demi keselamatan bersama.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....