Permainan Tradisional Engklek Hadir di Bandara KLIA, Tarik Perhatian Wisatawan
- 28 Apr 2026 19:35 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Kuala Lumpur — Permainan tradisional seperti engklek kini hadir di ruang publik modern, termasuk di area Bandara Internasional Kuala Lumpur International Airport (KLIA). Kehadiran fasilitas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penumpang yang tengah menunggu keberangkatan maupun kedatangan.
Di salah satu sudut bandara, terlihat lantai yang didesain menyerupai pola permainan engklek lengkap dengan angka-angka. Area ini tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana hiburan ringan bagi pengguna jasa bandara.
Seorang wisatawan asal Pekanbaru, Fikri, mengaku tertarik saat melihat fasilitas tersebut. Kepada RRI, ia mengatakan kehadiran permainan tradisional di bandara memberikan pengalaman yang berbeda.
“Jarang lihat permainan seperti ini di bandara. Biasanya kan orang hanya duduk atau main ponsel, tapi ini bisa jadi hiburan sambil menunggu,” ujar Fikri, Selasa 28 April 2026.
Menurutnya, keberadaan permainan sederhana seperti engklek dapat membantu mengurangi kejenuhan selama berada di bandara, terutama saat waktu tunggu cukup lama. Selain itu, permainan ini juga mengingatkan pada masa kecil dan budaya lokal yang mulai jarang ditemui.
Secara umum, engklek merupakan permainan tradisional yang mengandalkan keseimbangan tubuh dengan cara melompat menggunakan satu kaki pada kotak-kotak tertentu. Permainan ini tidak hanya melatih fisik, tetapi juga melibatkan konsentrasi dan koordinasi.
Kehadiran fasilitas ini di lingkungan bandara modern dinilai sebagai langkah kreatif dalam menghadirkan unsur budaya ke ruang publik. Selain mempercantik area, konsep ini juga memberikan pengalaman interaktif bagi para pengunjung.
Dengan suasana bandara yang didukung elemen hijau dan ruang terbuka yang nyaman, area permainan ini menjadi salah satu titik menarik bagi wisatawan. Inovasi tersebut diharapkan dapat memberikan kesan positif sekaligus memperkenalkan kembali permainan tradisional kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....