Berburu Cerita dan Oleh-oleh di Pasar Seni Guwang Sukawati

  • 15 Apr 2026 10:55 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bali - Langkah kaki menyusuri lorong sempit penuh warna di Pasar Seni Guwang Sukawati membawa pengalaman berbeda bagi ratusan peraih reward Armina Daily dari berbagai kota di Indonesia. Di tempat ini, belanja bukan sekadar transaksi, tetapi juga tentang interaksi, cerita, dan budaya yang hidup di tengah masyarakat Bali.

Deretan kios yang padat menyuguhkan beragam pilihan. Mulai dari kain khas Bali, lukisan, ukiran kayu, hingga aksesoris handmade tersusun rapi, menggoda setiap pengunjung untuk berhenti dan melihat lebih dekat. Warna-warni pakaian dan aroma khas pasar tradisional berpadu dengan suara tawar-menawar yang terdengar akrab di telinga.

Bagi sebagian peserta, ini menjadi pengalaman pertama merasakan sensasi tawar-menawar langsung dengan pedagang lokal. Senyum ramah penjual dan candaan ringan menjadi bagian tak terpisahkan dari proses jual beli.

Pemandu wisata, Bli Agung, menyebut pasar ini sebagai alternatif dari pusat oleh-oleh yang lebih ramai.

“Pasar Seni Guwang ini identik dengan Pasar Seni Sukawati. Di sini pasar tradisional rakyat yang menyediakan berbagai oleh-oleh, dari kerajinan, lukisan, ukiran sampai pakaian khas Bali. Harganya juga lebih murah dibanding tempat lain,” ujarnya.

Harga yang ditawarkan memang cukup bersahabat. Bahkan, baju barong bisa didapatkan mulai dari Rp25 ribu hingga Rp30 ribu. Namun, di balik harga murah tersebut, pembeli tetap dituntut jeli dalam memilih kualitas barang.

Keunikan pasar ini tidak hanya terletak pada harga, tetapi juga pada keaslian produknya. Banyak barang yang dijual merupakan hasil karya langsung masyarakat lokal, menjadikannya tidak sekadar oleh-oleh, tetapi juga representasi budaya Bali.

Meski pilihan kuliner tidak terlalu banyak, beberapa sudut pasar tetap menawarkan jajanan ringan yang bisa dinikmati sambil beristirahat sejenak dari aktivitas berbelanja.

Bagi rombongan Armina Daily, kunjungan ini menjadi lebih dari sekadar agenda wisata. Di tengah hiruk pikuk pasar, mereka menemukan pengalaman baru—tentang bagaimana budaya lokal tetap hidup, tentang nilai interaksi manusia, dan tentang cerita yang tersimpan di setiap barang yang dibawa pulang.

Pasar Seni Guwang Sukawati pun menjadi ruang di mana wisata, budaya, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Bali bertemu dalam satu harmoni yang sederhana namun berkesan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....