Lomba Pacu Sampan, Kemah Budaya Telaga Air Merah

  • 27 Jan 2025 15:03 WIB
  •  Bengkalis

KBRN, Selatpanjang : Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, Sabtu (25/1/2025) secara resmi membuka Lomba Pacu Sampan ke-5 dan Kemah Budaya ke-4 di kawasan wisata Telaga Air Merah, Desa Tanjung, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

Kegiatan ini menjadi ajang tahunan yang diinisiasi oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan BUMDes Tanjung Mandiri.

Dalam sambutannya, Asmar menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut yang dinilai bukan sekadar ajang wisata, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Lomba pacu sampan ini tidak hanya memperkenalkan destinasi wisata, tetapi juga menciptakan ruang untuk menjalin silaturahmi. Saya mendukung penuh kegiatan ini dan berharap pariwisata Meranti semakin dikenal luas,” ujarnya.

Asmar juga menekankan pentingnya lomba pacu sampan sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya dan olahraga tradisional Melayu. Menurutnya, kegiatan ini sarat nilai luhur yang mengajarkan kesabaran, keterampilan, dan kerja sama.

“Di tengah arus modernisasi, event seperti ini menjadi pengingat bagi generasi muda akan pentingnya menjaga warisan budaya,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Asmar turut mengapresiasi dukungan PT Imbang Tata Alam (ITA) yang konsisten mendukung lomba pacu sampan setiap tahunnya. Ia berharap kolaborasi tersebut terus berlanjut untuk pengembangan kawasan wisata Telaga Air Merah, termasuk perbaikan infrastruktur seperti pembangunan turap.

“Dengan pengelolaan yang baik, hasil dari wisata ini dapat digunakan untuk pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung, Muhammad Anas, mengungkapkan keberhasilan pengelolaan Telaga Air Merah yang memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Desa (PAD). Pada tahun 2024, total pendapatan dari kawasan ini mencapai Rp 129 juta, dengan sebagian besar dialokasikan untuk kegiatan sosial dan pembangunan desa.

“Kami bersyukur atas dukungan pemerintah dan masyarakat, sehingga Telaga Air Merah menjadi destinasi yang memberikan manfaat nyata,” ujarnya.

Selain lomba pacu sampan, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan tradisional dan edukatif, seperti lomba mencucuk atap daun rumbia, mewarnai, pelatihan membatik ecoprint, hingga penanaman pohon sebagai bentuk pelestarian lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kepulauan Meranti, kepala OPD, perwakilan PT ITA, serta tamu undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....