Pakaian Ewer,Cerminan Khas Papua Perpaduan Alam dan Kain

  • 20 Mei 2024 15:26 WIB
  •  Bengkalis

KBRN,Bengkalis: Di setiap daerah pasti memiliki pakaian adat ya, tergantung pada dari mana daerah tersebut. Biasanya setiap motif, warna dan hiasan selalu menjadi cerminan yang khas dari suatu daerah. Pakaian tradisional bisa diartikan sebagai hasil kebudayaan yang berkembang di suatu masyarakat. Tidak bisa dipungkiri semua daerah pastinya memiliki pakaian adat atau tradisionalnya masing-masing. Salah satunya pakaian adat ewer asal Papua Barat

Dikutip dari laman Tim Media Vista, dalam buku Mengenal Adat,Budaya dan Kekayaan Alam Indonesia, pakaian adat Papua dibagi menjadi dua kategori, yaitu untuk pria dan wanita. Penggunaan pakaian ewer pada pria dan wanita tentu saja berbeda. Bagi kaum pria, baju ewer biasanya hanya dikenakan di bagian bawah, bukan di bagian atas. Pakaian adat ewer,terbuat dari bahan jerami kering yang panjangnya kira-kira selutut dan dikenakan di pinggang.

Sedangkan untuk wanita, pakaian ewer terdiri dari atasan dan bawahan. Bawahannya juga terbuat dari jerami kering, selutut dan dikalungkan di pinggang. Sedangkan bagian atasnya berupa kain.

Namun seiring berjalannya waktu dan modernisasi, pakaian Ewer untuk pria dan wanita memiliki atasan berbahan kain. Pakaian ewer pada saat ini, memadukan unsur alam dan kain sebagai bahan utamanya.

Untuk aksesoris, biasanya pria dan wanita mengenakan sejenis penutup kepala dengan motif khas Papua Barat. Pakaian adat ewer ini biasa dikenakan oleh masyarakat Papua Barat,misalnya pada saat upacara adat, formal atau lainnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....