Faisal Ananda Polbeng Belajar di Coventry University Inggris
- 28 Des 2023 06:02 WIB
- Bengkalis
KBRN, Bengkalis: Faisal Ananda, Dosen Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) Faisal Ananda mengikuti Program Visionary Management Bootcamp, di Coventry University, Inggris pada 27 November – 15 Desember 2023.
Kegiatan iselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Republik Indonesia, melalui Direktorat Kelembagaan dan Sumber Daya (KLSD) Vokasi dengan tajuk “Visionary Management Bootcamp for Vocational University Leaders.”
Faisal Ananda mengatakan Program Visionary Management Bootcamp dirancang untuk membekali para pemimpin PTV masa depan dengan metode, teknik-teknik dan pengalaman praktis yang diperlukan untuk menjadi leader dan inovator yang mampu menginspirasi dan memotivasi tim untuk membawa PTV menuju world class university.
“Pelatihan digelar selama 3 minggu dan berfokus pada pengembangan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk mengidentifikasi tren di dunia akademis yang sedang berkembang, memprediksi perubahan, dan menetapkan visi. Program itu mencakup berbagai topik, termasuk perencanaan strategis, inovasi, kreativitas, pemikiran desain, dan peramalan masa depan,” jelas Faisal, Senin (25/12/2023).
Faisal menjelaskan, keikutsertaannya dalam pelatihan tersebut, selain bermanfaat secara personal, ia berharap pelatihan itu berpotensi membuka peluang kerja sama antara Polbeng dengan institusi dan perusahaan di Inggris.
“Saya sangat berharap transfer knowledge ini dapat berlanjut dalam bentuk kerja sama strategis, baik penelitian, pengajaran ataupun pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya
Kerja sama jangka panjang tersebut tentu dapat menambah pengalaman sekaligus meningkatkan kapasitas Polbeng untuk menuju politeknik terkemuka dan unggul.
“Melihat langsung bagaimana teknologi yang diterapkan industri otomotif kelas dunia seperti Mini Cooper dan Triumph merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kami,” kata Faisal yang juga Ketua Inkubator Bisnis Polbeng dan pernah mengikuti kegiatan yang serupa pada 2018 di Jerman dan 2019 di Selandia Baru melalui beasiswa pelatihan yang didanai oleh Kemenristekdikti.
Kunjungan ke Institute of Advanced Manufacturing and Engineering (AME) Coventry dan Unipart memberikan tips bagaimana interaksi antara dunia industri dan akademik di Inggris dapat menyelesaikan permasalahan industri secara kolaboratif serta membawa keuntungan bersama bagi kedua belah pihak.
“Kami berharap, program pelatihan semacam ini bisa menjadi agenda rutin Direktorat KLSD mengingat manfaatnya sangat positif bagi para peserta. Kami juga berharap kemitraan KLSD dan Coventry University terus berlanjut dalam berbagai program dan kegiatan mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, Professor of Sustainability and Supply Chain Management yang juga merangkap Director of Research Engagement, Benny Tjahjono yang juga berperan dalam terselenggaranya pelatihan itu menyambut baik usulan Faisal tersebut.
“Coventry dulunya juga Politeknik dan karena itu kami sangat paham kebutuhan politeknik di Indonesia. Kami berharap untuk bisa berperan serta meningkatkan kapabilitas dan daya saing Politeknik di Indonesia, khususnya Polbeng. Untuk itu kami sangat terbuka dengan berbagai peluang kerja sama,” ujar Benny mewakili pihak Coventry.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....