Pasar Terubuk Bengkalis Bocor, Pedagang Keluhkan Banjir
- 07 Okt 2026 16:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Kondisi Pasar Terubuk Bengkalis di Jalan Kelapapati Laut mulai dikeluhkan pedagang. Pasar yang telah berdiri selama puluhan tahun itu kini mengalami sejumlah kerusakan, salah satunya kebocoran atap di area tempat pedagang berjualan.
Kebocoran tersebut dinilai mengganggu aktivitas pedagang, terutama saat hujan deras. Air hujan yang masuk melalui bagian atap bahkan dapat menggenangi area dalam pasar dan mengancam barang dagangan pedagang.
Erniwati, salah seorang pedagang yang telah berjualan di Pasar Terubuk Bengkalis selama lebih dari 30 tahun, mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung selama beberapa bulan.
Menurutnya, persoalan paling dirasakan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Air yang masuk ke dalam pasar membuat lantai tergenang dan terkadang mengenai barang dagangan.
“Kalau hujan lebat, di tempat kami berjualan ini banjir. Kadang barang dagangan juga ikut terkena air kalau hujan datang tiba-tiba,” ujar Erniwati, Rabu 7 Oktober 2026.
Ia mengatakan, persoalan kebocoran tersebut sebelumnya telah disampaikan kepada pihak terkait. Para pedagang berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan agar aktivitas perdagangan di dalam pasar dapat berlangsung dengan lebih nyaman.
“Kondisi ini sudah beberapa bulan. Kami sudah mengusulkan supaya diperbaiki dan berharap ada perhatian dari pemerintah, supaya kami yang berjualan di sini bisa lebih nyaman,” katanya.
Selain persoalan atap yang bocor, Erniwati juga menyoroti kondisi fasilitas toilet di Pasar Terubuk. Menurutnya, sebagian toilet sulit digunakan karena kondisinya kurang bersih dan terdapat toilet yang mengalami penyumbatan.
“Bukan hanya atap yang bocor, toiletnya juga ada yang tidak bisa digunakan karena tersumbat. Kondisinya juga kurang bersih,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala UPT Perlindungan Konsumen dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Kabupaten Bengkalis, Faisal Husaini, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari para pedagang terkait kondisi Pasar Terubuk.
Faisal mengatakan laporan tersebut telah disampaikan kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis. Namun, hingga kini belum ada realisasi perbaikan karena keterbatasan anggaran daerah.
Pihaknya juga telah memberi alternatif sementara dengan memasang interval agar bisa menahan hujan untuk sementara.
“Laporan dari pedagang terkait kebocoran di Pasar Terubuk memang sudah kami terima. Laporan tersebut juga sudah kami sampaikan kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian,” kata Faisal Husaini.
Menurut Faisal, rencana pembenahan Pasar Terubuk juga telah dibahas dan diajukan kepada DPRD Kabupaten Bengkalis. Namun, pihaknya masih menunggu hasil pembahasan tersebut, mengingat kondisi keuangan daerah yang saat ini belum memungkinkan.
“Untuk pembenahan atau perbaikan Pasar Terubuk sudah dibahas dan sudah diajukan ke DPRD. Untuk hasilnya belum kami ketahui karena kondisi keuangan daerah saat ini belum memungkinkan,” ujarnya.
Faisal berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani sehingga pedagang tidak terus terganggu, terutama ketika hujan turun.
“Kami berharap ini bisa cepat teratasi, sehingga para pedagang di Pasar Terubuk Bengkalis bisa lebih nyaman dalam menggelar dagangannya,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....