Minyak Kita Ludes di GPM Bengkalis, Stok Beras di Bulog Capai 1.000 Ton

  • 06 Okt 2026 10:52 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Minyak Kita yang disediakan Perum Bulog dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kabupaten Bengkalis, Senin, 5 Oktober 2026 ludes terjual. Tingginya penjualan menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau.

Kepala Cabang Bulog Bengkalis, Delly Bayu Putra, mengatakan Bulog mendukung pelaksanaan GPM yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis dengan menyediakan sejumlah komoditas sesuai kebutuhan, terutama beras SPHP dan Minyak Kita.

Menurut Delly, respons masyarakat terhadap komoditas yang disediakan Bulog cukup tinggi. Bahkan, Minyak Kita yang dibawa untuk kegiatan tersebut telah habis terjual, sedangkan beras SPHP hanya tersisa dalam jumlah terbatas.

“Untuk kegiatan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, kami memberikan sesuai dengan permintaan, yakni beras SPHP serta Minyak Kita. Dari hasil penjualan, beras tinggal sedikit, sementara untuk Minyak Kita sudah terjual habis,” kata Delly, Selasa, 6 Oktober 2026.

Meski penjualan dalam kegiatan GPM cukup tinggi, Delly memastikan ketersediaan beras SPHP di Kabupaten Bengkalis masih dalam kondisi aman.

Saat ini, stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Bengkalis mencapai sekitar 250 ton. Pada saat yang sama, Bulog juga tengah melakukan proses pembongkaran pasokan beras sebanyak 750 ton.

Dengan tambahan pasokan tersebut, total stok beras Bulog Bengkalis diperkirakan nantinya mencapai sekitar 1.000 ton. Kondisi ini dinilai cukup untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan beras SPHP di pasaran.

“Untuk saat ini stok beras di gudang Bulog Bengkalis masih sekitar 250 ton dan sedang dilakukan proses pembongkaran sebanyak 750 ton. Jadi diperkirakan stok beras yang ada mencapai sekitar 1.000 ton,” ujarnya.

Sementara itu, untuk komoditas Minyak Kita, Delly menjelaskan pasokan dilakukan secara berkala oleh pabrik setiap bulan. Sistem pasokan tersebut membuat stok minyak goreng terus bergulir sesuai kebutuhan distribusi.

“Untuk Minyak Kita, setiap bulan akan dilakukan pengiriman oleh pabrik. Saat ini stok terus bergulir sehingga tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan, khususnya untuk Minyak Kita serta beras SPHP yang dikeluarkan Bulog Bengkalis,” tuturnya.

Bulog Bengkalis berharap pola distribusi yang berjalan secara berkala tersebut dapat menjaga ketersediaan komoditas pangan strategis, terutama beras SPHP dan Minyak Kita, sehingga masyarakat tetap memperoleh akses pangan dengan harga yang terjangkau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....