Kanwil Kemenag Riau Evaluasi Progres Pembangunan Zona Integritas

  • 30 Sep 2026 10:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau mengevaluasi progres pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai upaya memastikan pemenuhan setiap indikator dan bukti dukung berjalan sesuai tahapan.

Evaluasi dilakukan dalam rapat yang digelar di Aula Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, Selasa 29 September 2026. Kegiatan dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, Rahmat Suhadi, dan dimoderatori Koordinator Tim, Rana Radguna.

Rapat diikuti jajaran tim pembangunan Zona Integritas serta perwakilan dari sejumlah area kerja. Evaluasi difokuskan pada capaian masing-masing area, pemetaan evidence atau bukti dukung, identifikasi kendala, serta penyusunan langkah tindak lanjut.

Koordinator Tim memaparkan perkembangan hasil evaluasi dibandingkan dengan penilaian sebelumnya. Sejumlah area menunjukkan peningkatan capaian, termasuk area yang sebelumnya belum menunjukkan hasil dan kini mulai mengalami perkembangan.

Dalam evaluasi terbaru, pemeriksaan dilakukan secara lebih rinci. Penilaian tidak hanya melihat keterpenuhan kolom dalam aplikasi, tetapi juga memeriksa evidence atau bukti dukung secara lebih spesifik.

Pendekatan tersebut memungkinkan terjadinya perubahan persentase capaian pada sejumlah aspek karena penilaian dilakukan berdasarkan pemeriksaan yang lebih mendalam dan terukur.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau, Rahmat Suhadi, mengapresiasi komitmen seluruh tim dalam menjalankan tahapan pembangunan Zona Integritas.

“Saya berterima kasih kepada seluruh kawan-kawan, ketua tim, dan seluruh tim yang sudah menunjukkan komitmen yang luar biasa,” ujar Rahmat.

Menurutnya, pembangunan Zona Integritas merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan konsistensi dan perbaikan dari waktu ke waktu.

“Pekerjaan ini bersifat kontinu, terus-menerus, sustainable atau berkelanjutan. Maka kita harus memastikan bahwa progresnya itu ada,” tegasnya.

Rahmat mengakui pencapaian target pembangunan Zona Integritas membutuhkan kerja keras. Namun, ia meminta seluruh tim tidak menjadikan tantangan tersebut sebagai alasan untuk berhenti melakukan perbaikan.

“Kalau saya katakan berat, memang berat. Sampai kita ke puncak itu memang berat, tapi bukan berarti mustahil,” katanya.

Ia juga menegaskan setiap upaya yang telah dilakukan tetap memiliki nilai untuk tahapan selanjutnya.

“Tidak ada upaya kita yang sia-sia. Tidak ada upaya yang kita lakukan, sekecil apa pun yang kita lakukan, yang tidak bermakna,” ungkap Rahmat.

Rahmat menyebut pembangunan Zona Integritas di Kanwil Kemenag Riau juga menjadi perhatian satuan kerja Kemenag di tingkat kabupaten dan kota. Karena itu, capaian Kanwil diharapkan dapat menjadi dorongan bagi satuan kerja di daerah.

“Karena ini juga menjadi pusat perhatian oleh satker yang ada di bawah, di daerah. Kita memberikan dorongan kepada kabupaten dan kota, lalu mereka juga melihat kita,” jelasnya.

Ia meminta seluruh tim menjaga semangat dan memastikan setiap tahapan pembangunan ZI menghasilkan perkembangan yang terukur.

“Saya minta jangan sampai semangat kita turun. Setiap tahapan itu harus ada progres,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, koordinasi lintas area juga menjadi perhatian. Sejumlah evidence yang dibutuhkan suatu area berkaitan dengan pelaksanaan tugas, dokumen, maupun kegiatan pada area lainnya.

“Sebagai tim kita itu saling berkaitan dengan pekerjaan yang ada di area-area yang lain. Karena itu, perlu kita sinkronkan ini,” kata Rahmat.

Peserta rapat juga mengidentifikasi adanya irisan evidence antarea. Satu dokumen atau kegiatan dapat menjadi bukti dukung untuk lebih dari satu area sepanjang sesuai dengan ketentuan dan substansi indikator penilaian.

Masing-masing tim kemudian didorong untuk melakukan penelusuran terhadap dokumen yang tersedia, memetakan kebutuhan evidence, serta berkoordinasi lintas fungsi agar pemenuhannya dapat dilakukan secara tepat.

Terkait jadwal finalisasi, Rahmat menyerahkan pembahasan kepada masing-masing tim dengan mempertimbangkan kondisi dan kemampuan penyelesaian evidence di setiap area.

“Jangan saya tetapkan, tapi sama-sama kita melihat sehingga nanti kita bisa memperhitungkan bahwa kita masih memiliki waktu,” jelasnya.

Melalui evaluasi tersebut, Kanwil Kemenag Riau mendorong seluruh tim untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kelengkapan evidence, dan memastikan setiap area memiliki progres yang terukur dalam pembangunan Zona Integritas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....