Polbeng dan PHR Bekali Warga Rohil Keahlian Las Bersertifikat lewat Asa Karya
- 30 Sep 2026 09:47 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) bersama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) membuka program ASA KARYA (Asah Skill, Hidup Berkarya Melalui Vokasi Non Migas), berupa pelatihan dan sertifikasi pengelasan umum bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan tersebut dibuka secara hybrid di Aula Mini Conference Gedung Kuliah Terpadu (GKT) 1 lantai 3 Polbeng dan melalui Zoom Meeting, Senin 28 September 2026.
Sebanyak 30 peserta yang merupakan perwakilan dari desa-desa di Kabupaten Rokan Hilir mengikuti program yang menjadi bagian dari pendampingan Polbeng terhadap Program Community Involvement and Development (CID) Batch II Zona Rokan Tahun 2026–2027 yang dilaksanakan PHR.
Direktur Polbeng, Johny Custer, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi vokasi untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.
“Sebagai perguruan tinggi, Polbeng harus mampu memberikan manfaat tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat,” ujar Johny.
Ia menjelaskan, program vokasi nonmigas sebelumnya telah dilaksanakan melalui skema pelatihan teknisi pendingin atau AC di sejumlah daerah, seperti Bengkalis, Rokan Hulu, Kampar, dan Siak.
“Kali ini kita melanjutkan program tersebut melalui skema pengelasan bagi peserta dari Kabupaten Rokan Hilir,” katanya.
Manajer Stakeholder Relations Management Zona Rokan PHR, Rudi Arief, mengapresiasi kolaborasi dengan Polbeng dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelatihan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan teknis peserta, tetapi juga membentuk sikap dan etos kerja yang dibutuhkan di dunia kerja.
“Hard skill ini juga harus dikombinasikan dengan soft skill seperti kedisiplinan, sehingga para peserta tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki etos kerja yang tinggi,” ujar Rudi.
Sementara itu, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau I, Karmila Sari, menilai program pelatihan berbasis vokasi dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus membuka peluang kerja.
“Dengan jumlah masyarakat yang besar dan kesempatan kerja yang terbatas, program seperti ini bisa menjadi solusi untuk menjembatani kesenjangan tersebut,” ujar Karmila.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap Polbeng yang dinilainya telah menunjukkan kontribusi melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat. Program ASA KARYA berlangsung mulai 28 September hingga 23 Oktober 2026. Setelah mengikuti rangkaian pelatihan, peserta akan menjalani uji kompetensi sesuai skema sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Selain pelatihan dan sertifikasi, peserta juga akan mendapatkan dukungan peralatan sebagai modal awal untuk bekerja maupun mengembangkan usaha pengelasan secara mandiri. Melalui program tersebut, Polbeng dan PHR mendorong peningkatan keterampilan masyarakat melalui pendidikan vokasi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan kompetensi dan peralatan yang diperoleh untuk membuka peluang kerja maupun usaha di daerah masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....