Temu Kangen Pensyiar Baitullah, Leader Arminareka Saling Berbagi Cerita

  • 07 Sep 2026 22:52 WIB
  •  Bengkalis

RRI,CO.ID, Pekanbaru - Dua hari bukan sekadar menjadi waktu untuk berkumpul. Bagi para leader Arminareka Perdana, pertemuan di Evo Hotel Pekanbaru, 5 hingga 6 September 2026, menjadi kesempatan untuk kembali bertatap muka, melepas rindu, sekaligus berbagi cerita tentang perjalanan mereka mendampingi masyarakat menuju Baitullah.

Para leader yang datang dari berbagai daerah di Riau dan Sumatera Barat terlihat antusias mengikuti kegiatan konsolidasi dan temu kangen pensyiar Baitullah tersebut. Tidak semua dapat hadir secara langsung.

Sejumlah leader dari luar daerah turut bergabung melalui Zoom, mulai dari Jakarta hingga Papua. Meski terpisah jarak, pertemuan tetap terasa dekat karena diisi dengan cerita, pengalaman dan semangat yang sama.

Kepala Cabang Arminareka Pekanbaru, Andi Noviriyanti, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dikemas bukan hanya sebagai konsolidasi, tetapi juga sebagai ruang silaturahmi dan pembinaan bagi para pensyiar Baitullah.

Menurutnya, pertemuan seperti ini penting karena para leader selama ini lebih banyak beraktivitas di daerah masing-masing. Dengan bertemu, mereka dapat saling mengenal lebih dekat, bertukar pengalaman dan menguatkan satu sama lain.

“Ini bentuk pembinaan bagi para pensyiar Baitullah sekaligus ajang silaturahmi para leader Arminareka. Pesertanya datang dari berbagai kota di Riau, ada juga dari Sumatera Barat, bahkan ada yang mengikuti secara online dari Jakarta sampai Papua,” ujar Andin, Minggu 6 September 2026.

Kehadiran Komisaris Utama Arminareka Perdana, Darnelly Guril, dan Ustad Dave Ariant Yusuf atau Uday, semakin memberikan warna dalam pertemuan tersebut.

Bagi Andin, kesempatan bertemu langsung dengan pimpinan pusat dan sesama leader menjadi momentum untuk kembali mengingat alasan mengapa mereka memilih jalan sebagai pensyiar Baitullah. Tidak hanya berbicara mengenai pekerjaan, para peserta juga diajak melihat kembali profesi tersebut sebagai bagian dari perjalanan kebaikan.

Andin berharap, setelah kembali ke daerah masing-masing, para leader membawa semangat baru untuk terus memberikan pendampingan terbaik kepada masyarakat yang ingin memenuhi panggilan ke Tanah Suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....