Cegah Karhutla, Babinsa dan Warga Patroli di Desa Sepotong
- 06 Sep 2026 20:35 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan di wilayah Kabupaten Bengkalis. Babinsa Koramil 05/Bukit Batu, Serda Burju B bersama masyarakat melaksanakan patroli rutin di sejumlah lokasi yang dianggap rawan karhutla di Desa Sepotong, Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Minggu, 6 September 2026.
Patroli tersebut merupakan langkah antisipasi untuk mendeteksi lebih awal potensi terjadinya kebakaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya karhutla.
Dalam kegiatan tersebut, Serda Burju B bersama masyarakat menyambangi sejumlah titik yang dinilai rawan terjadi kebakaran. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Selain dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan, asap dari karhutla juga dapat mengganggu kesehatan, terutama anak-anak dan keluarga,” ujar Serda Burju B.
Ia menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, warga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran di wilayah sekitar.
“Patroli akan terus dilakukan secara rutin dan berkesinambungan sebagai langkah pencegahan. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” katanya.
Dari hasil patroli yang dilaksanakan, tidak ditemukan adanya kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Desa Sepotong. Kondisi selama kegiatan berlangsung terpantau aman dan lancar.
Kegiatan patroli karhutla tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mengantisipasi potensi kebakaran, khususnya di wilayah binaan Koramil 05/Bukit Batu.
Dengan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan serta dukungan masyarakat, diharapkan potensi karhutla dapat ditekan sehingga tidak menimbulkan kerugian terhadap lingkungan maupun mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....