Fashion Show Daur Ulang, Kreativitas yang Berdampak bagi Lingkungan
- 31 Agt 2026 09:07 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Fashion Show Daur Ulang dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang mengusung semangat “Kemenag Berdampak” tersebut menghadirkan 26 peserta yang merupakan utusan Kemenag Kabupaten/Kota dan unit kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Riau. Para peserta tampil mengenakan busana hasil kreasi dari barang bekas dan bahan yang telah didaur ulang.
Sebagai panitia pelaksana, Ketua DWP Kanwil Kemenag Riau, Ny. Tina Mailinda Muliardi, Minggu 30 Agustus 2026, mengatakan Fashion Show Daur Ulang dirancang bukan sekadar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mengajak seluruh peserta melihat kembali nilai dan manfaat dari barang-barang yang selama ini dianggap tidak terpakai.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk sederhana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong kreativitas di lingkungan Kementerian Agama.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih bisa kita manfaatkan menjadi sesuatu yang bernilai. Ada kreativitas, ada kepedulian terhadap lingkungan, dan yang paling penting ada pesan bahwa setiap kegiatan yang kita lakukan harus memberikan dampak,” ujar Tina.
Ia menjelaskan, pemilihan konsep daur ulang juga tidak terlepas dari semangat ekoteologi yang terus didorong Kementerian Agama. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Ekoteologi mengajarkan kepada kita bahwa manusia memiliki tanggung jawab untuk menjaga alam. Karena itu, kami mencoba menerjemahkannya dalam bentuk kegiatan yang sederhana, kreatif dan menyenangkan seperti fashion show ini,” jelasnya.
Sebagai panitia, Tina mengaku senang melihat antusiasme peserta dalam mempersiapkan dan menampilkan busana hasil daur ulang. Berbagai bahan bekas diolah menjadi busana dengan bentuk dan karakter yang beragam.
“Ada yang menggunakan plastik, kertas, kemasan bekas dan berbagai bahan lainnya. Kreativitas peserta luar biasa. Dari sesuatu yang sederhana ternyata bisa lahir karya yang menarik dan memiliki nilai seni,” ungkapnya.
Menurut Tina, proses kreatif yang dilakukan peserta justru menjadi bagian penting dari kegiatan. Peserta tidak hanya dituntut untuk tampil, tetapi juga diajak berpikir bagaimana memanfaatkan barang yang sudah tidak digunakan menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.
Kemeriahan semakin terasa saat 26 peserta tampil di hadapan Kepala Kanwil Kemenag Riau, para Kepala Kemenag Kabupaten/Kota, pejabat Kanwil, pengurus DWP, serta tamu undangan. Masing-masing peserta memperlihatkan keunikan busana yang dikenakan sekaligus menyampaikan pesan tentang kreativitas dan kepedulian lingkungan.
Tina berharap semangat yang dibangun melalui kegiatan tersebut dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak berhenti setelah rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan selesai.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan atau perlombaan. Mudah-mudahan setelah ini kita semakin terbiasa mengurangi sampah, memanfaatkan barang yang masih bisa digunakan, dan lebih peduli terhadap lingkungan. Hal-hal kecil seperti ini kalau dilakukan bersama-sama tentu akan memberikan dampak yang besar,” tuturnya.
Berdasarkan penilaian dewan juri, Juara I diraih oleh Linda Seventri dari Kemenag Kabupaten Siak, Juara II Arifah Sarah dari Kemenag Kuantan Singingi, Juara III Rosidana Lisda dari Kemenag Kabupaten Kampar, dan Juara IV Maezeniwati dari Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau.
Bagi Tina, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, setiap peserta telah memberikan contoh bahwa kreativitas dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
“Yang menjadi juara tentu patut kita apresiasi, tetapi semua peserta sebenarnya sudah menjadi bagian dari gerakan untuk peduli lingkungan. Mereka sudah memberikan contoh bahwa dari barang bekas pun kita bisa menciptakan sesuatu yang indah dan bermanfaat,” katanya.
Melalui Fashion Show Daur Ulang, DWP Kanwil Kemenag Riau bersama keluarga besar Kementerian Agama Provinsi Riau turut menerjemahkan semangat Kemenag Berdampak melalui kreativitas, kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Dari barang bekas lahir karya, dari kreativitas tumbuh kepedulian, dan dari kepedulian lahir dampak bagi lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....