Kodim 0303 Bengkalis Siapkan Sosialisasi Karhutla, Pencegahan Jadi Fokus Utama
- 28 Agt 2026 16:50 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis: Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Bengkalis kembali diperkuat melalui koordinasi TNI dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
Komando Distrik Militer (Kodim) 0303/Bengkalis berencana menggelar sosialisasi penanganan Karhutla sebagai tindak lanjut perintah Markas Besar TNI terkait penyiapan Perwira Menengah (Pamen) dan penguatan penanganan Karhutla di daerah.
Rencana tersebut dibahas dalam audiensi Kodim 0303/Bengkalis dengan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Ruang Rapat Hang Tuah, Lantai II Kantor Bupati Bengkalis, Jumat 28 Agustus 2026
Bupati Bengkalis Kasmarni dalam pertemuan tersebut diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bengkalis, Ed Efendi.
Ed Efendi mengatakan sosialisasi menjadi salah satu langkah penting untuk menyamakan pemahaman sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
Menurutnya, pencegahan tidak dapat dilakukan setelah kebakaran terjadi. Langkah antisipasi harus dibangun sejak dini dengan melibatkan seluruh pihak yang berada di wilayah rawan.
“Karhutla bukan tanggung jawab satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat. Yang paling utama adalah memperkuat langkah pencegahan sejak dini,” ujar Ed Efendi.
Ia menilai sosialisasi kepada masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kepedulian terhadap ancaman Karhutla. Edukasi diperlukan agar masyarakat memahami risiko pembakaran lahan serta pentingnya menjaga lingkungan, terutama di wilayah yang memiliki karakteristik lahan rentan terbakar.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kata Ed Efendi, menyambut baik rencana sosialisasi yang akan dilakukan Kodim 0303/Bengkalis dan siap memberikan dukungan.
“Kami menyambut baik rencana sosialisasi ini. Pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mendukung dan bersinergi dengan TNI serta seluruh pihak terkait, agar upaya pencegahan Karhutla dapat berjalan lebih terkoordinasi dan maksimal,” katanya.
Ed Efendi juga mengingatkan luas wilayah dan karakteristik lahan di Kabupaten Bengkalis menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian Karhutla. Karena itu, kesiapan personel, koordinasi antarlembaga, serta kecepatan dalam merespons potensi kebakaran perlu terus diperkuat.
“Kita tidak boleh menunggu sampai kebakaran terjadi. Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Dengan koordinasi yang kuat dan respons yang cepat, kita berharap potensi Karhutla dapat ditekan dan dampaknya terhadap masyarakat serta lingkungan dapat diminimalkan,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno mengatakan sosialisasi yang direncanakan merupakan bagian dari upaya menyamakan persepsi dan langkah seluruh pihak dalam menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Bengkalis.
Dalam audiensi tersebut, Kodim juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), camat, serta pejabat terkait lainnya untuk terlibat dalam kegiatan sosialisasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pola pencegahan sekaligus mempercepat koordinasi apabila ditemukan titik atau wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.
Dengan penguatan koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat, upaya penanganan Karhutla di Kabupaten Bengkalis diharapkan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi lebih mengedepankan pencegahan dan kesiapsiagaan.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak Karhutla.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....