Capaian Vaksin Rabies Bengkalis Masih 38,2 Persen, DTPHP Genjot Percepatan
- 07 Agt 2026 14:43 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis terus mengintensifkan pelaksanaan vaksinasi rabies terhadap hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, kera, monyet, dan sejenisnya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan capaian vaksinasi sekaligus mencegah penyebaran rabies di daerah.
Hingga awal Agustus 2026, realisasi vaksinasi rabies di Kabupaten Bengkalis baru mencapai 38,2 persen atau sekitar 955 dosis dari target 2.500 dosis yang ditetapkan pada tahun ini. Kondisi tersebut mendorong DTPHP mempercepat pelaksanaan vaksinasi di seluruh wilayah.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Kabupaten Bengkalis, Suhairi, S.P., melalui Pejabat Fungsional Medik Veteriner, drh. H. M. Mardani, mengatakan pelaksanaan vaksinasi tahun 2026 dilakukan dengan dua pola, yakni vaksinasi massal secara door to door dan vaksinasi sebagai respons cepat terhadap laporan dugaan maupun kasus rabies.
"Vaksinasi rabies tahun ini kami laksanakan melalui kegiatan massal secara door to door dari rumah ke rumah. Selain itu, kami juga melakukan vaksinasi sebagai respons terhadap kejadian rabies yang dilaporkan masyarakat," ujar Mardani, Jum'at, 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat tiga kecamatan yang telah melaksanakan vaksinasi responsif, yakni Kecamatan Siak Kecil, Bukit Batu, dan Batin Solapan.
"Untuk Kecamatan Batin Solapan, pelaksanaannya berbeda dengan daerah lain. Vaksinasi dilakukan secara massal di satu lokasi karena merupakan respons terhadap adanya kasus positif rabies yang telah terkonfirmasi," jelasnya.
Data DTPHP mencatat, di Kecamatan Siak Kecil telah divaksin sebanyak 35 ekor anjing. Sementara di Kecamatan Bukit Batu, vaksinasi menjangkau 47 ekor kucing dan 58 ekor anjing. Sedangkan di Kecamatan Batin Solapan sebanyak 54 ekor anjing telah mendapatkan vaksin rabies.
Untuk mengejar target vaksinasi, DTPHP telah menyiapkan sejumlah langkah percepatan. Salah satunya menjalin kolaborasi dengan Himpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Provinsi Riau dalam pelaksanaan vaksinasi rabies massal.
"Saat ini kami sedang menjajaki kerja sama dengan Himpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Provinsi Riau. Mudah-mudahan kegiatan vaksinasi rabies massal dapat terlaksana dengan baik dan puncaknya bertepatan dengan Hari Rabies Sedunia pada 28 September mendatang," katanya.
Selain menggandeng organisasi profesi, DTPHP juga telah menyiapkan logistik, vaksin, serta sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan vaksinasi di wilayah prioritas, yakni Pulau Bengkalis, Kecamatan Pinggir, Talang Muandau, Bandar Laksamana, dan Kecamatan Mandau.
Mardani juga mengimbau masyarakat yang memelihara hewan penular rabies agar proaktif memanfaatkan layanan vaksinasi yang tersedia di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan).
"Kami mengharapkan masyarakat segera berkonsultasi atau menghubungi Puskeswan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi rabies. Layanan ini tersedia secara rutin sehingga dapat diakses oleh para pemilik anjing, kucing, kera, monyet maupun hewan penular rabies lainnya. Dengan vaksinasi, kita dapat melindungi hewan peliharaan sekaligus mencegah penularan rabies kepada manusia," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....