Bupati Kasmarni: Bujang Dara Wadah Edukasi Karakter Generasi Muda

  • 30 Jul 2026 16:47 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Bupati Bengkalis Kasmarni menekankan Pemilihan Bujang Dara harus menjadi wadah edukasi dan pembentukan karakter generasi muda, bukan sekadar kontes penampilan. Hal tersebut disampaikan saat membuka Malam Grand Final Pemilihan Bujang Dara Kabupaten Bengkalis Tahun 2026 di Gedung Kesenian Cik Puan, Rabu, 29 Juli 2026 malam, didampingi Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso.

Bupati Kasmarni dalam pengarahannya berharap seluruh finalis menjadikan ajang ini sebagai sekolah kehidupan. "Saya berpesan, jadikan panggung ini sebagai pengalaman yang membentuk mental dan wawasan kalian. Bujang Dara adalah duta edukasi, duta budaya, dan duta pariwisata. Tugas kalian ke depan adalah mengedukasi masyarakat untuk mencintai dan menjaga Bengkalis," kata Kasmarni.

Bupati Kasmarni juga berpesan agar generasi muda cerdas dalam bermedia sosial dan tetap berpegang pada adat. "Gunakan media sosial untuk mempromosikan wisata mangrove, pantai, dan kuliner kita. Jadilah contoh generasi yang cerdas literasinya, santun bahasanya, dan kuat karakter Melayu-nya," ujarnya.

Menanggapi pesan tersebut, Juara 1 Bujang Bengkalis 2026 Muhammad Rafi menyatakan kesiapannya. "Pesan Ibu Bupati sangat menginspirasi kami. Kami siap menjadikan pengalaman ini sebagai langkah awal untuk mengabdi dan memberikan edukasi positif kepada generasi muda Bengkalis," ujar Rafi.

Pada malam tersebut, Muhammad Rafi dan Reni Silviani dinobatkan sebagai Juara 1, disusul Muhammad Darun Nafis dan Elvina Hedyana sebagai Juara 2, serta Habib Fathurrahman dan Mulan Fazila sebagai Juara 3.

Untuk gelar atribut, Inteligensia diraih Muhammad Najib dan Niken Windari, serta Fotogenik diraih Muhammad Fatieh Akram Fatrishi dan Dini Atifa Aisyah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....