Temuan Logam Bertahun 1507 Perkuat Jejak Peradaban Bengkalis
- 29 Jul 2026 14:06 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Temuan sebuah logam bertahun 1507 di Sungai Bengkalis menjadi salah satu petunjuk yang memperkuat jejak peradaban di Negeri Junjungan. Temuan tersebut dinilai menunjukkan bahwa Bengkalis telah memiliki aktivitas kehidupan dan peradaban sebelum tahun 1512 yang ditetapkan sebagai Hari Jadi Bengkalis.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis, Dr. H. Muhammad Isa Selamat, saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif RRI Bengkalis bertema "Sidang Istimewa DPRD Warnai Hari Jadi Bengkalis ke-514", Selasa 28 Juli 2026.
Muhammad Isa Selamat mengatakan, salah satu bukti yang dimilikinya berupa sebuah logam yang ditemukan di Sungai Bengkalis dengan penanda tahun 1507. Temuan tersebut kini masih tersimpan dalam koleksi pribadinya dan menjadi salah satu bahan kajian sejarah yang menurutnya memperlihatkan adanya jejak peradaban di Bengkalis sebelum tahun 1512.
"Saya juga menemukan satu logam yang ditemukan di Sungai Bengkalis yang hari ini dalam koleksi saya itu tahunnya 1507. Itu barangkali perlu kita terangkan kepada masyarakat tentang kondisi dan posisi Bengkalis dari sudut peradaban dan sejarah. Itu sudah cukup jelas membuktikan bahwa di 1507 Bengkalis sudah punya peradaban," kata Muhammad Isa Selamat.
Selain logam tersebut, ia juga mengaku menyimpan koleksi delapan keping koin emas yang berasal dari masa pemerintahan Kesultanan Johor. Menurutnya, berbagai temuan tersebut menjadi bagian dari bukti sejarah yang menunjukkan Bengkalis pernah memiliki peran penting sebagai kawasan perdagangan dan pusat aktivitas masyarakat pada masanya.
Muhammad Isa Selamat menilai, masih banyak peninggalan sejarah di Bengkalis yang perlu diteliti lebih mendalam. Penelitian tersebut penting untuk memperkaya data sejarah daerah sekaligus memperkuat bukti-bukti yang selama ini telah ditemukan.
Dalam dialog itu, pendengar RRI, H. Alam, juga mengingatkan pentingnya memperkenalkan sejarah Bengkalis kepada generasi muda. Menurutnya, sejarah daerah harus diwariskan agar menjadi bekal bagi generasi penerus dalam memahami identitas dan perjalanan daerahnya.
"Kita harus wariskan ini kepada generasi-generasi muda kita, karena beliaulah yang akan nanti melanjutkan estafet kepemimpinan kita setelah kita mungkin tak ada lagi," ujar H. Alam.
Muhammad Isa Selamat menambahkan, penelitian sejarah Bengkalis tidak hanya bertumpu pada sumber tertulis, tetapi juga pada berbagai artefak dan peninggalan yang masih dapat ditemukan di lapangan. Karena itu, ia berharap kajian sejarah terus dilakukan oleh para peneliti maupun akademisi agar semakin banyak fakta sejarah yang dapat diungkap.
Ia menegaskan, setiap temuan sejarah memiliki arti penting dalam menyusun perjalanan Bengkalis sebagai daerah yang telah berkembang sejak ratusan tahun lalu. Dengan semakin banyaknya bukti yang ditemukan, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa Bengkalis memiliki sejarah dan peradaban yang panjang serta layak untuk terus dilestarikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....