Kadin Bengkalis Nilai Digitalisasi Ubah Pola Bisnis UMKM

  • 25 Jul 2026 13:42 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Perkembangan teknologi digital mulai mengubah pola bisnis pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bengkalis. Kehadiran media sosial, layanan pemesanan daring, hingga jasa antar barang dinilai semakin memudahkan pelaku usaha menjalankan bisnis tanpa harus memiliki toko atau lapak fisik.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bengkalis, Muhammad Ridho Nosa, mengatakan saat ini banyak pelaku UMKM yang telah memanfaatkan platform digital sebagai media promosi dan penjualan produk. Menurutnya, perubahan tersebut menunjukkan bahwa pelaku usaha lokal semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ridho menjelaskan, salah satu contoh yang mulai banyak diterapkan pelaku UMKM adalah sistem pre-order atau pemesanan terlebih dahulu. Konsep tersebut memungkinkan pelaku usaha memproduksi barang sesuai jumlah pesanan sehingga lebih efisien dan mampu mengurangi biaya operasional.

"Sekarang di Bengkalis sudah banyak UMKM yang menggunakan sistem pre-order. Mereka memasarkan produknya melalui Instagram, Facebook, bahkan Google Business. Kondisi ini menunjukkan bisnis UMKM mulai bergerak ke arah digital," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.

Ia menambahkan, ekosistem digital di Bengkalis juga semakin mendukung perkembangan UMKM. Kehadiran layanan ojek online memudahkan proses distribusi produk kepada konsumen sehingga transaksi dapat dilakukan tanpa harus bertemu langsung.

Menurut Ridho, perkembangan tersebut membuka peluang bagi masyarakat yang ingin memulai usaha dengan modal yang lebih ringan. Pelaku usaha tidak lagi diwajibkan menyewa ruko atau membuka toko fisik karena pemasaran dapat dilakukan melalui berbagai platform digital.

Warga Bengkalis, Andi Saputra, mengaku kini lebih memilih membeli produk UMKM secara online dibandingkan datang langsung ke toko. Selain lebih praktis, pilihan produk yang tersedia juga lebih beragam dan proses pemesanannya mudah.

"Saya biasanya melihat produk UMKM di media sosial. Kalau cocok langsung pesan, kemudian barang diantar ke rumah. Selain praktis, kita juga ikut membantu perkembangan UMKM lokal," katanya.

Kadin Bengkalis optimistis pemanfaatan teknologi digital akan terus mendorong pertumbuhan UMKM di daerah. Dengan semakin banyak pelaku usaha yang mampu memanfaatkan pemasaran digital, produk-produk lokal Bengkalis diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas, meningkatkan omzet, serta memperkuat perekonomian daerah melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....