Pedagang Bumbu Dapur Harapkan Harga Kebutuhan Pokok Lebih Stabil

  • 24 Jul 2026 17:23 WIB
  •  Bengkalis
Poin Utama
  • Ana merupakan pedagang bawang dan bumbu dapur kebutuhan rumah tangga yang telah berjualan selama kurang lebih 20 tahun di pasar.
  • Menurut Ana, kondisi pasar saat ini agak merosot atau hancur sejak adanya program MBG. Bawang merah, bawang putih, dan cabai menjadi barang yang paling sering mengalami naik turun harga.
  • Untuk menjaga pelanggan tetap berbelanja, Ana mengambil untung sedikit agar pelanggan tidak lari. Ia berharap harga kebutuhan pokok dapat distabilkan agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil.

RRI.CO.ID, Bengkalis – Pedagang bawang dan bumbu dapur kebutuhan rumah tangga masih menghadapi tantangan akibat harga kebutuhan pokok yang sering berubah. Hal ini dirasakan Ana yang sudah berjualan kurang lebih 20 tahun di pasar.

Menurut Ana, kondisi pasar saat ini agak merosot atau hancur sejak adanya program MBG. Selain itu, bawang merah, bawang putih, dan cabai menjadi barang yang paling sering mengalami naik turun harga.

Ana mengatakan saat harga barang naik, omzet penjualannya cenderung lebih besar. Namun, ketika harga turun, pendapatannya justru berkurang lumayan drastis.

"Kalau ada pembeli yang protes karena harga naik, saya jelaskan kalau perubahan harga dipengaruhi oleh faktor dari petani dan juga dampak bencana alam," ujar Ana, Jumat 24 Juli 2026.

Untuk menjaga pelanggan tetap berbelanja di lapaknya, Ana memilih mengambil untung sedikit agar pelanggan tidak lari ke pedagang lain. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah pendapatan yang merosot ketika harga barang murah atau tidak stabil.

Ke depan, Ana berharap harga-harga kebutuhan pokok dapat distabilkan agar tetap terjangkau oleh masyarakat kecil. Ia juga berpesan kepada sesama pedagang agar lebih giat bekerja dan tetap semangat dalam menjalankan usaha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....