IPARI Bengkalis Torehkan Prestasi Gemilang Kemah Ekoteologi
- 21 Jul 2026 00:59 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Pengurus Daerah (PD) Kabupaten Bengkalis menorehkan prestasi membanggakan sekaligus meninggalkan kesan mendalam selama mengikuti Kemah Kerukunan dan Ekoteologi Penyuluh Agama Provinsi Riau yang digelar pada 17–19 Juli 2026 di Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.
Tidak hanya hadir sebagai peserta, kontingen IPARI Kabupaten Bengkalis tampil menonjol dengan meraih sejumlah penghargaan bergengsi. Di antaranya, Juara II Pawai Defile IPARI se-Provinsi Riau, predikat "IPARI Terkagum", serta berhasil membawa pulang hadiah utama jalan santai beserta sejumlah hadiah hiburan lainnya.
Prestasi tersebut menjadi bukti kekompakan sekaligus semangat kolaborasi para penyuluh agama lintas agama yang tergabung dalam IPARI Bengkalis, yakni Penyuluh Agama Islam, Kristen, dan Buddha.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu secara resmi ditutup oleh Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf (Kabid Penaiszawa) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Mas Jekki Amri.
Dalam sambutannya, Mas Jekki Amri menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh dedikasi. Menurutnya, Kemah Kerukunan dan Ekoteologi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi titik awal bagi para penyuluh agama untuk mengimplementasikan nilai-nilai kerukunan dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.
"Penyuluh agama adalah wajah Kementerian Agama di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, saudara-saudara sekalian telah dibekali pemahaman mendalam tentang pentingnya menjaga harmoni sosial sekaligus merawat kelestarian alam. Nilai-nilai ekoteologi ini harus segera diimplementasikan dan ditularkan kepada umat di daerah masing-masing," ujar Mas Jekki Amri, Senin 20 Juli 2026.
Ia menegaskan bahwa kerukunan yang kokoh dan lingkungan yang lestari merupakan dua fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, setelah berakhirnya perkemahan, para penyuluh diharapkan menjadi motor penggerak perubahan yang mampu menginspirasi masyarakat untuk menjaga persatuan dan kelestarian alam.
Sementara itu, Ketua PD IPARI Kabupaten Bengkalis, Nurlaili, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan kontingen Bengkalis sekaligus kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, capaian yang diraih bukan semata-mata karena kemampuan individu, melainkan hasil dari kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota IPARI Bengkalis.
"Kekompakan itu sangat dibutuhkan. Anggota IPARI Bengkalis yang merupakan gabungan dari Penyuluh Agama Islam, Kristen, dan Buddha, semuanya telah melaksanakan tugas dengan sangat baik. Harapan kita ke depan, IPARI Bengkalis akan tetap kompak dan saling mendukung satu sama lain," ujar Nurlaili.
Ia menambahkan bahwa kemenangan dalam perlombaan bukanlah tujuan utama. Yang jauh lebih penting adalah terbangunnya komitmen bersama untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang profesional, berkualitas, dan mampu memberikan inspirasi kepada masyarakat.
"Kami sepakat untuk bersama-sama menjaga kekompakan, kerukunan, serta mengambil bagian nyata dalam melestarikan alam. Dengan menjaga bumi hari ini, secara tidak langsung kita telah ikut memastikan bumi ini tetap lestari di masa depan. Semoga hikmah positif dari kemah ini menjadi pembelajaran berharga untuk membawa IPARI Bengkalis lebih baik lagi ke depannya," tambahnya.
Keberhasilan kontingen IPARI Kabupaten Bengkalis juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Hj. Nurlaili menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Drs. H. Khaidir, atas dukungan penuh terhadap keberangkatan kontingen.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, Khairun Nizan, yang hadir langsung pada pembukaan kegiatan, serta kepada Hendrizon, Tim Humas Kementerian Agama Kabupaten Bengkalis, yang mendampingi kontingen sejak keberangkatan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.
"Mudah-mudahan semua dukungan ini menjadi amal jariah. Apa yang telah Bapak dan Ibu lakukan menjadi motivasi besar bagi kami di IPARI Bengkalis karena kami merasa bergerak tidak sendirian. Dukungan dari instansi pembina membuat kami semakin optimis untuk membawa IPARI Kabupaten Bengkalis semakin maju dan berkembang. Semoga IPARI Bengkalis semakin jaya, jaya, jaya, dan jaya. Amin," pungkas Hj. Nurlaili.
Melalui momentum Kemah Kerukunan dan Ekoteologi ini, IPARI Kabupaten Bengkalis tidak hanya sukses mengukir prestasi, tetapi juga mempertegas komitmennya sebagai wadah penyuluh agama lintas agama yang menjunjung tinggi nilai persatuan, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Semangat kebersamaan yang terbangun selama perkemahan diharapkan menjadi energi positif dalam memperkuat peran penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat dan kelestarian alam di Negeri Junjungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....