Eet Minta Maaf atas Kericuhan Banggar DPRD Riau, Janji Utamakan Musyawarah
- 18 Jul 2026 21:19 WIB
- Bengkalis
RRI CO.ID, Bengkalis - Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas insiden kericuhan yang terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau pada Kamis, 16 Juli 2026. Ia mengaku menyesali peristiwa tersebut karena dinilai tidak mencerminkan sikap yang seharusnya ditunjukkan oleh lembaga legislatif sebagai representasi rakyat.
"Kami sangat menyesali hal yang terjadi di luar kontrol. Untuk itu, secara pribadi dan sebagai anggota DPRD Riau, kami menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta kepada DPD Partai Golkar Riau atas tindakan yang tidak pantas terjadi," ujar Eet, Sabtu, 18 Juli 2026.
Ketua Komisi V DPRD Riau itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota DPRD Riau. Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Maaf yang sebesar-besarnya juga kami sampaikan kepada kawan-kawan di DPRD. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi," katanya.
Eet menegaskan, ke depan dirinya akan lebih mengedepankan dialog, komunikasi, dan musyawarah dalam setiap pembahasan di DPRD. Menurutnya, setiap perbedaan pandangan harus diselesaikan melalui mekanisme yang santun dan sesuai tata tertib, bukan dengan tindakan yang dapat mencederai marwah lembaga.
"Kami akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan lebih mengedepankan musyawarah dalam setiap pembahasan. Karena apa yang terjadi di DPRD tentu berdampak pada kepercayaan masyarakat," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, menjelaskan bahwa kericuhan yang terjadi merupakan bagian dari dinamika dalam pelaksanaan tugas kedewanan dan bukan dipicu oleh persoalan pribadi antaranggota.
Menurut Kaderismanto, insiden tersebut berawal dari kesalahpahaman saat penyampaian pendapat dalam rapat Banggar. Meski demikian, ia memastikan kondisi telah kembali kondusif dan seluruh anggota tetap berkomitmen menjalankan tugas serta tanggung jawabnya kepada masyarakat.
"Dinamika seperti ini tentu menjadi evaluasi bagi kita semua. Tidak ada persoalan pribadi, hanya terjadi kesalahpahaman dalam penyampaian pendapat saat rapat berlangsung," jelasnya.
Ia menegaskan DPRD Riau akan tetap menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara profesional. Selain itu, pihaknya juga akan memperketat pengaturan akses massa pendukung ke lingkungan DPRD sebagai langkah antisipasi agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Dengan adanya permohonan maaf dari Indra Gunawan Eet dan komitmen pimpinan DPRD Riau untuk melakukan evaluasi, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga legislatif tetap terjaga serta setiap perbedaan pendapat ke depan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....