Polbeng Dampingi Petani Milenial Kembangkan Budidaya Cabai Berbasis Teknologi
- 10 Jul 2026 15:42 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng) terus memperkuat pendampingan kepada petani milenial melalui penerapan teknologi di sektor pertanian. Upaya tersebut diwujudkan dalam kegiatan penanaman 12.000 bibit cabai merah varietas Caplak Pelita F8 bersama Kelompok Tani Milenial dan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian (UPP) di Desa Pambang Baru, Kamis 9 Juli 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polbeng Membangun Desa yang telah berjalan sejak 2021. Program tersebut berfokus pada pendampingan masyarakat desa melalui penerapan teknologi tepat guna, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan aspek usaha tani.
Ketua Kelompok Tani Milenial, Abdul Rajak, mengatakan pendampingan dari Polbeng tidak hanya dilakukan pada tahap budidaya, tetapi juga mencakup pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
Menurutnya, Polbeng telah membantu kelompok tani melalui penerapan sistem Internet of Things (IoT), pembangunan pagar listrik sebagai pengaman lahan, hingga penyediaan mesin pengaduk pupuk.
"Setelah ditanam, tanaman akan memasuki masa pemeliharaan. Kami memperkirakan panen dapat dilakukan dalam waktu dua hingga tiga bulan ke depan. Setiap tanaman diperkirakan mampu menghasilkan sekitar dua kilogram cabai," ujarnya.
Selain pendampingan teknis, Abdul berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mengembangkan sektor pertanian. Ia juga berharap perguruan tinggi terus berperan dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan di bidang pertanian modern.
Sementara itu, Sekretaris Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Polbeng, Labriel Hadi, menjelaskan dukungan Polbeng diberikan secara menyeluruh, mulai dari pengolahan lahan, pembangunan saluran irigasi, penerapan teknologi tepat guna, hingga pendampingan pengembangan usaha.
Menurutnya, aspek pemasaran juga menjadi perhatian melalui keterlibatan dosen Jurusan Administrasi Niaga yang mendampingi kelompok tani dalam pengembangan bisnis hasil pertanian.
Dekan Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian, Purwo Subekti, menilai model pendampingan yang dilakukan Polbeng dapat menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Ia mengatakan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi secara langsung di sektor pertanian mampu memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas sekaligus mendorong lahirnya petani muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Melalui program Polbeng Membangun Desa, Politeknik Negeri Bengkalis terus mendorong pemanfaatan inovasi dan teknologi di sektor pertanian sebagai upaya meningkatkan produktivitas, memperkuat kemandirian petani, serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....