Ratusan Hewan di Bengkalis Terima Vaksin Rabies
- 06 Jul 2026 21:21 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Pelaksanaan Bulan Vaksinasi Rabies yang dimulai pada awal Juli 2026 di Kabupaten Bengkalis mendapat sambutan positif dari masyarakat. Antusiasme pemilik hewan peliharaan terlihat dari tingginya jumlah hewan penular rabies (HPR) yang telah menerima vaksin pada hari pertama pelaksanaan.
Pejabat Fungsional Veteriner Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis, drh. M. H. Mardani, mengatakan sebanyak 124 dosis vaksin rabies telah diberikan kepada hewan peliharaan pada kegiatan kick off yang dilaksanakan di Kantor DTPHP Bengkalis dan sejumlah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di beberapa kecamatan.
"Pada vaksinasi pertama kemarin sebanyak 124 dosis vaksin rabies sudah direalisasikan kepada hewan peliharaan penular rabies," ujar Mardani kepada RRI, Senin, 6 Juli 2026.
Ia menjelaskan, dari total tersebut sebanyak 47 dosis diberikan di Kecamatan Bengkalis, 68 dosis di Kecamatan Mandau, empat dosis di Kecamatan Siak Kecil, dan lima dosis di Kecamatan Bukit Batu.
Mardani menyebutkan, hewan yang paling banyak menerima vaksin masih didominasi kucing. Di Kecamatan Bengkalis, vaksin diberikan kepada 46 ekor kucing dan satu ekor anjing. Sementara di Kecamatan Mandau, sebanyak 36 ekor kucing dan 32 ekor anjing telah divaksinasi.
"Sementara di Kecamatan Siak Kecil dan Bukit Batu seluruhnya merupakan hewan kucing yang divaksin," jelasnya.
Menurut Mardani, program Bulan Vaksinasi Rabies akan terus berlangsung hingga September 2026 sebagai upaya meningkatkan kekebalan hewan peliharaan terhadap penyakit rabies sekaligus mencegah penularan kepada manusia.
"Pelaksanaannya berlangsung setiap hari. Masyarakat yang ingin hewan peliharaannya mendapatkan vaksinasi rabies dapat datang langsung ke Puskeswan terdekat pada jam kerja. Vaksinasi diberikan secara gratis oleh petugas kesehatan hewan," katanya.
Selain pelayanan rutin di Puskeswan, DTPHP Bengkalis juga akan menggelar vaksinasi massal di sejumlah wilayah. Jadwal pelaksanaannya akan disusun dan diumumkan oleh masing-masing Puskeswan sesuai kondisi di lapangan.
Mardani menilai tingginya partisipasi masyarakat pada pelaksanaan perdana menjadi indikator positif terhadap keberhasilan program tersebut.
"Target pada tahap awal telah tercapai. Selanjutnya kami akan meningkatkan pelayanan rutin di setiap Puskeswan agar semakin banyak masyarakat yang secara mandiri membawa hewan peliharaannya untuk divaksin," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....