Kemenag Siak Perkuat Pelayanan Publik yang Transparan dan Akuntabel
- 01 Jul 2026 13:01 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital, jajaran Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online yang diselenggarakan secara virtual oleh Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI.
Kegiatan yang diikuti melalui Zoom Meeting dari Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak tersebut merupakan tindak lanjut atas kebijakan penggunaan aplikasi SKM Online terpusat sebagai instrumen evaluasi pelayanan publik di seluruh satuan kerja Kementerian Agama.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Resman Junaidi, mengatakan, keikutsertaan tim secara lengkap menjadi wujud komitmen Kementerian Agama Kabupaten Siak dalam menyelaraskan sistem evaluasi pelayanan dengan kebijakan nasional.
“Penggunaan SKM Online merupakan implementasi kebijakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang mengarahkan seluruh unit pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama untuk menggunakan platform digital yang terintegrasi. Melalui sistem tersebut, pengumpulan data kepuasan masyarakat diharapkan menjadi lebih efektif, efisien, dan akurat sebagai dasar peningkatan kualitas layanan,” jelasnya, Rabu 1 Juli 2026.
Bimbingan teknis diawali dengan laporan kegiatan dari Kepala Bagian Tata Laksana dan dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Kementerian Agama RI, Nur Arifin. Selanjutnya, Tim Pelayanan Publik Kementerian Agama RI memaparkan arah kebijakan nasional terkait pelaksanaan SKM Online.
“Berbagai materi disampaikan secara komprehensif, mulai dari pengenalan peran admin pada setiap jenjang organisasi, tata cara penyusunan dan pengelolaan survei, mekanisme distribusi kuesioner kepada masyarakat, hingga teknik analisis hasil survei sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan public,” terangnya.
Pada sesi berikutnya, pembahasan difokuskan pada konsolidasi data SKM Online serta penanganan berbagai kendala teknis dalam implementasi aplikasi. Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta dari Kementerian Agama Kabupaten Siak untuk memperdalam mekanisme integrasi data sehingga hasil survei yang diisi masyarakat dapat terdokumentasi secara akurat pada sistem nasional.
Melalui keikutsertaan dalam bimbingan teknis ini, Kementerian Agama Kabupaten Siak menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan implementasi SKM Online sebagai instrumen evaluasi pelayanan publik. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya birokrasi yang semakin modern, responsif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kepuasan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....