Kasmarni Ajak Warga Bengkalis Sukseskan Survei Harmoni Indonesia 2026

  • 01 Jul 2026 12:37 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Bupati Bengkalis Kasmarni kembali mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk berpartisipasi dalam Pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) Tahun 2026 yang berlangsung hingga 17 Juli 2026. Survei nasional tersebut bertujuan mengukur tingkat keharmonisan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif.

Kasmarni mengatakan partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan. Menurutnya, setiap jawaban yang diberikan akan menjadi gambaran kondisi kerukunan, toleransi, dan keharmonisan sosial di Kabupaten Bengkalis. "Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk meluangkan waktu sekitar lima menit mengisi survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Setiap pendapat yang disampaikan merupakan kontribusi berharga dalam mendukung lahirnya kebijakan pembangunan yang semakin tepat sasaran serta memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat," ujar Kasmarni, Rabu 1 Juli 2026.

Kabupaten Bengkalis tercatat menempati peringkat pertama di Provinsi Riau dengan jumlah 4.585 responden

Hingga Rabu, 1 Juli 2026, Kabupaten Bengkalis tercatat menempati peringkat pertama di Provinsi Riau dengan jumlah 4.585 responden. Capaian tersebut mengungguli Kabupaten Rokan Hulu dengan 4.453 responden dan Kabupaten Indragiri Hilir yang mencatat 3.853 responden.

Meski telah berada di posisi teratas, Kasmarni berharap partisipasi masyarakat terus meningkat hingga penutupan survei. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi, semakin akurat hasil survei dalam menggambarkan kondisi keharmonisan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis yang telah berpartisipasi dalam pengisian Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026. Semoga antusiasme ini terus berlanjut hingga berakhirnya masa survei, sehingga Kabupaten Bengkalis dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pengukuran Indeks Harmoni Indonesia," tutup Kasmarni.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....