Mahasiswa IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Susun Kajian Kelangkaan BBM
- 29 Jun 2026 16:07 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis melalui Kementerian Sosial dan Politik tengah menyusun kajian mengenai fenomena kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang beberapa kali terjadi di Kabupaten Bengkalis. Kajian tersebut diharapkan dapat menjadi kontribusi akademik mahasiswa dalam memahami penyebab sekaligus dampak kelangkaan BBM terhadap masyarakat.
Anggota Kementerian Sosial dan Politik BEM IAIN Datuk Laksamana Bengkalis, Nur Fatihah, mengatakan penyusunan kajian dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap persoalan yang berdampak langsung pada aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.
Menurutnya, kelangkaan BBM bukan hanya memengaruhi mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap berbagai sektor usaha yang bergantung pada kelancaran distribusi bahan bakar.
"Kami dari Kementerian Sosial dan Politik BEM IAIN Datuk Laksamana Bengkalis membuat kajian mengenai fenomena kelangkaan BBM di Kabupaten Bengkalis. Harapannya setelah kajian ini selesai, kami bisa mendapatkan jawaban kenapa terjadi kelangkaan BBM di Bengkalis," ujar Nur Fatihah.
Ia menjelaskan, proses penyusunan kajian saat ini masih berada pada tahap pengumpulan data dan informasi. Berbagai referensi yang digunakan berasal dari pemberitaan media, dokumen pendukung, serta sumber-sumber yang membahas kondisi distribusi BBM di Kabupaten Bengkalis.
Melalui proses tersebut, tim penyusun berupaya mengidentifikasi sejumlah faktor yang diduga berkontribusi terhadap terjadinya kelangkaan BBM, termasuk tantangan distribusi di wilayah kepulauan seperti Kabupaten Bengkalis.
Nur Fatihah menambahkan, hasil kajian nantinya tidak hanya bertujuan menjadi bahan diskusi di lingkungan akademik, tetapi juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai persoalan distribusi BBM yang terjadi di daerah.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran dalam memberikan sumbangsih pemikiran terhadap berbagai isu publik melalui pendekatan ilmiah. Karena itu, kajian yang disusun diharapkan mampu menjadi salah satu masukan yang konstruktif bagi para pemangku kepentingan dalam mencari solusi terhadap persoalan distribusi BBM.
Melalui kajian tersebut, BEM IAIN Datuk Laksamana Bengkalis berharap dapat memperkuat budaya akademik di kalangan mahasiswa sekaligus mendorong lahirnya rekomendasi yang berbasis data dan analisis terhadap isu-isu strategis di Kabupaten Bengkalis, khususnya terkait ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....