Bupati Kasmarni Tampilkan Perahu Begandong Nuansa Datuk Laksamana Raja di Laut
- 28 Jun 2026 15:53 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni bersama Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso turut mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. beserta istri Dr. Hj. Helmi Halimatul Udhmah dan Bupati Kuantan Singingi H. Suhardiman Amby menaiki Perahu Hias (Gulang-gulang) untuk menyaksikan secara langsung Pawai Perahu Hias yang digelar di sepanjang Sungai Narosa, Sabtu 27 Juni 2026.
Pawai Perahu Hias merupakan salah satu rangkaian khas dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini menjadi daya tarik utama yang memadukan syiar Islam dengan kekayaan seni, budaya, dan tradisi masyarakat Melayu Riau.
Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Bengkalis menampilkan Perahu Begandong dengan konsep Sampan Hias Datuk Laksamana Raja di Laut, yang menggambarkan kejayaan maritim serta kebesaran sejarah Melayu Negeri Junjungan. Penampilan tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam melestarikan warisan sejarah sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah kepada masyarakat luas.
Perahu Begandong dihiasi dengan berbagai ornamen khas Kerajaan Datuk Laksamana Raja di Laut yang memadukan unsur religius dan budaya Melayu. Ornamen kubah, ukiran khas Melayu, serta tulisan "Mengarungi Samudera Qurani" menjadi simbol bahwa masyarakat Melayu menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sekaligus mengarungi perjalanan peradaban.
Keunikan desain dan konsep perahu hias Bengkalis berhasil menarik perhatian ribuan masyarakat yang memadati tepian Sungai Kuantan. Seluruh peserta yang berada di atas Perahu Begandong mengenakan busana kebesaran Datuk Laksamana, lengkap dengan tanjak, pakaian adat Melayu, dan berbagai atribut kebesaran yang mencerminkan kewibawaan pemimpin maritim Melayu pada masa lampau.
Bupati Bengkalis, Kasmarni, mengatakan bahwa keikutsertaan Kabupaten Bengkalis dalam Pawai Perahu Hias tidak hanya bertujuan menyemarakkan pelaksanaan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau, tetapi juga menjadi media promosi budaya dan sejarah Melayu Bengkalis kepada masyarakat dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
"Melalui Perahu Begandong ini, kita ingin mengangkat kembali kebesaran sejarah Datuk Laksamana Raja di Laut sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Bengkalis. Semoga nilai-nilai Al-Qur'an dan budaya Melayu terus terjaga serta diwariskan kepada generasi penerus," ujar Kasmarni.
Pawai Perahu Hias yang diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Riau menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan dalam penyelenggaraan MTQ ke-44. Selain menampilkan kreativitas daerah, kegiatan ini juga memperlihatkan kekayaan budaya, sejarah, dan tradisi yang dimiliki masing-masing daerah di Provinsi Riau.
Penampilan Kabupaten Bengkalis memperoleh apresiasi dari masyarakat dan tamu undangan karena dinilai berhasil memadukan nilai-nilai syiar Islam dengan kekayaan budaya serta sejarah maritim Melayu Negeri Junjungan. Melalui konsep yang diusung, Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap generasi muda semakin mengenal dan mencintai sejarah daerah serta terus melestarikan budaya Melayu sebagai bagian dari jati diri masyarakat Bengkalis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....