Hasil Reses Anggota DPRD Bengkalis, Soroti Infrastruktur, Pendidikan dan Ekonomi

  • 26 Jun 2026 09:29 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Bengkalis menyampaikan laporan hasil pelaksanaan reses Masa Persidangan II Tahun 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis. Penyampaian laporan tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban politik atas hasil penjaringan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, didampingi Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan dan Wakil Ketua III H. Misno. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra, serta anggota DPRD dan jajaran pemerintah daerah.

Melalui juru bicaranya masing-masing, seluruh fraksi menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat yang diperoleh selama pelaksanaan reses. Aspirasi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, ekonomi kreatif hingga kesejahteraan sosial.

Juru Bicara Fraksi PDI Perjuangan, Fery Situmeang, menyampaikan berbagai catatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, kesejahteraan sosial, pendidikan, kesehatan, pertanian, perkebunan, dan peternakan. Ia berharap seluruh aspirasi masyarakat yang telah dihimpun dapat menjadi prioritas pemerintah daerah dalam penyusunan program pembangunan.

"Dalam kesempatan ini Fraksi PDI Perjuangan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar memprioritaskan berbagai aspirasi yang telah kami serap karena usulan tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Fery, Kamis 25 Juni 2026.

Sementara itu, Fraksi NasDem melalui juru bicaranya, Ahmad Husein, menyoroti tingginya harapan masyarakat terhadap peningkatan pembangunan infrastruktur dasar. Menurutnya, sebagian besar aspirasi masyarakat berkaitan dengan perbaikan jalan yang rusak, pembangunan dan rehabilitasi jembatan, peningkatan kualitas drainase untuk mengurangi genangan dan banjir, serta penyediaan fasilitas umum yang lebih memadai.

Di sektor pendidikan, Fraksi PKS yang disampaikan oleh Nurhasanah menekankan pentingnya pembangunan gedung sekolah baru, rehabilitasi sekolah yang mengalami kerusakan, serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal.

"Masyarakat berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap fasilitas pendukung pendidikan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal," tuturnya.

Adapun Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui juru bicaranya, Hardianto, mendorong pemerintah daerah untuk memberikan dukungan terhadap pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengembangan Kesenian, Kebudayaan, dan Ekonomi Kreatif sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif berbasis sejarah, budaya, dan potensi lokal masyarakat.

Menurutnya, keberadaan UPTD tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan daya tarik sektor pariwisata Kabupaten Bengkalis melalui pelibatan komunitas kreatif.

Selanjutnya, Fraksi Bintang Demokrat Karya melalui Fakhtiar Qadri menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Beberapa kebutuhan yang disampaikan antara lain bantuan bibit sawit, karet, dan tanaman produktif lainnya, bantuan pupuk, pembangunan drainase perkebunan, peningkatan jalan usaha tani, bantuan kelompok tani, hingga pelatihan di bidang pertanian dan hortikultura.

Fraksi Partai Gerindra juga melaporkan bahwa masyarakat di berbagai daerah masih mengharapkan perhatian pemerintah terhadap peningkatan pendapatan ekonomi, pembangunan infrastruktur penghubung antardesa, pembangunan rumah ibadah, bantuan bagi kelompok tani dan nelayan, serta peningkatan pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Fraksi Amanat Perindo Persatuan melalui juru bicaranya, Muhammad Isa, memberikan apresiasi terhadap pembangunan jalan lingkungan yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Namun demikian, ia menegaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan masih sangat tinggi sehingga program tersebut perlu terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.

Melalui penyampaian laporan hasil reses ini, DPRD Kabupaten Bengkalis berharap seluruh aspirasi masyarakat yang telah dihimpun dapat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam penyusunan kebijakan, program, dan penganggaran pembangunan. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan mampu menghasilkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran, merata, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....