MUI Jelaskan Jadwal Puasa Tasua dan Asyura 1448 Hijriah

  • 24 Jun 2026 08:56 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam untuk memanfaatkan momentum bulan Muharram dengan memperbanyak amalan ibadah, salah satunya melalui puasa sunnah Tasua dan Asyura. Kedua puasa tersebut memiliki keutamaan besar dan menjadi amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW pada bulan pertama dalam kalender Hijriah.

Mengutip penjelasan yang dimuat dalam laman resmi MUI, puasa Tasua dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, sedangkan puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Puasa Asyura dikenal memiliki keutamaan sebagai penghapus dosa-dosa kecil selama setahun yang telah lalu bagi orang yang menjalankannya dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah SWT.

MUI menjelaskan bahwa penentuan tanggal pelaksanaan puasa Tasua dan Asyura tahun ini mengikuti penetapan awal Muharram yang berlaku. Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan demikian, puasa Tasua dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026 dan puasa Asyura pada Kamis, 25 Juni 2026.

Dalam artikel yang diterbitkan MUI tersebut juga dijelaskan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Anjuran tersebut bertujuan untuk membedakan pelaksanaan puasa umat Islam dengan tradisi puasa yang dilakukan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 Muharram.

Selain memiliki nilai ibadah yang tinggi, puasa Tasua dan Asyura juga menjadi sarana bagi umat Islam untuk meningkatkan ketakwaan serta melakukan refleksi diri di awal tahun Hijriah. Bulan Muharram sendiri termasuk salah satu dari empat bulan yang dimuliakan dalam Islam, sehingga berbagai amal saleh dianjurkan untuk diperbanyak.

MUI mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Muharram dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak sedekah, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kepedulian sosial. Semangat hijrah yang menjadi makna utama pergantian tahun Hijriah diharapkan dapat diwujudkan melalui perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan MUI, puasa Tasua dan Asyura tahun 1448 Hijriah menjadi salah satu kesempatan bagi umat Islam untuk meraih pahala serta memperkuat nilai-nilai spiritual di awal tahun baru Islam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....