Delegasi Internasional Pelajari Keberhasilan Program Siak Kabupaten Hijau

  • 20 Jun 2026 17:37 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Siak - Bupati Siak Afni Zulkifli menerima audiensi dan kunjungan lapangan perwakilan UNDP, Sekretariat Negara Swiss untuk Urusan Ekonomi (SECO), Kedutaan Besar Swiss, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Kementerian Pertanian di Kabupaten Siak, Jumat 19 Juni 2026. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau perkembangan program lingkungan hidup dan mempelajari implementasi kebijakan Siak Kabupaten Hijau.

Dalam pertemuan itu, Bupati Afni menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan pembangunan berbasis ekologi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, pemerintah daerah perlu didukung dunia usaha, akademisi, masyarakat sipil, komunitas lokal, serta mitra internasional.

"Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri untuk menjaga lingkungan. Visi dan misi kami untuk mewujudkan Siak yang bermartabat dan berdaya saing berbasis ekologi membutuhkan dukungan serta kemitraan strategis dari berbagai pihak, termasuk mitra internasional," ujar Afni.

Afni menjelaskan, Kabupaten Siak telah memiliki landasan kuat melalui Peraturan Daerah tentang Siak Kabupaten Hijau. Pemerintah daerah juga membentuk Tim Siak Hijau sebagai wadah koordinasi yang memfasilitasi kerja sama pembangunan berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, dan lembaga pembangunan internasional.

Salah satu program yang berjalan di Siak adalah Siak Pelalawan Landscape Program (SPLP) yang difasilitasi Daemeter dan Proforest. Program ini berfokus pada perlindungan lanskap berkelanjutan melalui konservasi hutan, rehabilitasi mangrove, restorasi gambut, penguatan perhutanan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi berkelanjutan dan percepatan sertifikasi ISPO bagi petani sawit swadaya.

Bupati Afni berharap seluruh program yang didukung UNDP dan mitra internasional dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan daerah.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap program yang masuk ke Kabupaten Siak berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat dan visi pembangunan daerah. Kolaborasi ini harus memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Dalam kunjungan tersebut, para delegasi juga diajak meninjau sejumlah kawasan penting di Kabupaten Siak. Selain berdiskusi mengenai pembangunan hijau dan perlindungan koridor satwa liar, mereka melihat langsung kawasan hijau, wajah Kota Siak, serta mengunjungi Istana Siak sebagai salah satu ikon warisan budaya Melayu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....