Sepuluh Hari Pascaputing Beliung, Warga Api-Api Mulai Bangkit
- 17 Jun 2026 15:51 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Sepuluh hari setelah puting beliung menerjang Desa Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, kondisi lingkungan masyarakat mulai berangsur pulih. Warga bersama pemerintah dan berbagai pihak bergotong royong membersihkan sisa material bencana serta mempercepat proses perbaikan bangunan yang mengalami kerusakan.
Di sejumlah titik yang sebelumnya dipenuhi puing-puing, kini aktivitas masyarakat mulai kembali berjalan. Material bangunan seperti kayu, seng, dan paku yang sempat berserakan di kawasan permukiman maupun lingkungan sekolah telah dibersihkan secara bertahap melalui kerja sama masyarakat, pemerintah desa, dan relawan.
Meski kondisi lingkungan sudah jauh lebih aman dibandingkan saat awal kejadian, proses pemulihan masih terus berlangsung. Beberapa bangunan, termasuk fasilitas pendidikan dan rumah warga yang mengalami kerusakan berat, masih membutuhkan perbaikan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Bengkalis, Syamsul Rizal, mengatakan pihaknya telah melakukan kaji cepat dan asesmen kerusakan sejak hari pertama pascabencana. Hasil pendataan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menyusun langkah rehabilitasi dan rekonstruksi.
"Kami melalui koordinasi dari berbagai pihak, tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD langsung turun ke lapangan untuk melakukan kaji cepat, menghitung kerugian yang disebabkan oleh bencana tersebut serta melakukan koordinasi dan rekomendasi kepada stakeholder seperti Dinas PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Perkim, Dinas Sosial. Kami juga melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi," ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.
Menurut Syamsul Rizal, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta instansi terkait agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Api-Api, Zulkifli, menyebutkan kondisi di lapangan saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan beberapa hari pertama setelah bencana terjadi. Fokus pemerintah desa kini beralih pada percepatan perbaikan rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak.
"Alhamdulillah kondisi sekarang sudah agak aman. Tinggal bangunannya lagi. Untuk rumah warga yang berdampak berat ini kami akan secepatnya bersama pihak kecamatan dan semua pihak terkait menyalurkan bantuan dan melakukan perbaikan," kata Zulkifli.
Selain mengandalkan bantuan pemerintah, masyarakat juga menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi. Berbagai elemen masyarakat turut melakukan penggalangan dana untuk membantu warga yang mengalami kerusakan paling parah.
Pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera tuntas sehingga aktivitas masyarakat dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal seperti sediakala.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....