Pelajar Siak Dibekali Edukasi Bahaya Narkoba dan Seks Bebas
- 14 Jun 2026 08:44 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Siak - Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Siak bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) dan Komisi Penanggulangan AIDS menggelar sosialisasi dan edukasi bagi pelajar SMA terkait bahaya narkoba dan seks bebas. Kegiatan tersebut diikuti pelajar se-Kabupaten Siak di Lapangan Siak Bermadah.
Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan sejumlah materi, di antaranya sosialisasi senam jantung sehat, edukasi kesehatan jantung sejak dini, pencegahan HIV/AIDS, kampanye 2P dalam upaya pencegahan infeksi penyakit seksual, serta edukasi bahaya narkoba bagi remaja.
Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, yang menjadi narasumber mengatakan generasi muda saat ini menghadapi berbagai ancaman, mulai dari penyebaran HIV/AIDS, penyalahgunaan narkoba hingga pergaulan berisiko yang dipengaruhi perkembangan media sosial. Menurutnya, kondisi tersebut harus diantisipasi melalui edukasi sejak dini.
“Kita semua harus bersama-sama menghindari, apalagi anak anak, umur mereka ini cenderung bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang tidak baik. Pencegahan ini kita mulai dari keluarga dulu, kedua dari pendidikan melalui para guru agar selalu memberi pemahaman seperti bahaya dari HIV/AIDS, dan Narkoba. Ketiga, diperkuat dengan nilai-nilai agama masing-masing,” ujar Syamsurizal. Sabtu 13 Juni 2026.
Ia menambahkan, keluarga memiliki peran penting sebagai benteng utama dalam melindungi anak dari pengaruh negatif.
“Peran keluarga sangat penting sebagai benteng utama dalam menjaga anak-anak kita dari pengaruh negatif, termasuk di era media sosial yang semakin terbuka,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Siak, Siti Sarifah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program perdana setelah pelantikan pengurus pada Mei 2026.
“Kamis kemarin itu merupakan kegiatan perdana kami setelah pelantikan pada 2 Mei. Alhamdulillah dengan kekompakan pengurus serta kolaborasi dan sinergi dengan semua pihak, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Ke depan, kami ingin senam jantung sehat ini tidak hanya dikenal, tetapi menjadi kebiasaan yang bisa dilakukan secara rutin oleh masyarakat, termasuk pelajar di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....