Komisi III DPRD Bengkalis Evaluasi Kinerja PT BLJ dan PDAM Tirta Terubuk
- 12 Jun 2026 19:37 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis beberapa waktu lalu, menggelar rapat dengar pendapat bersama manajemen PT Bumi Laksmana Jaya (BLJ) dan PDAM Tirta Terubuk dalam rangka mengevaluasi capaian target terhadap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis, Sanusi, didampingi anggota Komisi III. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, manajemen PT BLJ, PDAM Tirta Terubuk, serta Tenaga Ahli Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis.Sanusi menjelaskan, rapat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan keuangan daerah dan kinerja mitra kerja dalam mendukung peningkatan pendapatan daerah.
“Sebagai mitra kerja Komisi III, perlu dilakukan pendalaman terhadap realisasi Pendapatan Asli Daerah, meliputi capaian target, kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan di lapangan, serta langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan guna mengoptimalkan pendapatan daerah,” ujar Sanusi, Jumat 12 Juni 2026.
Menanggapi hal tersebut, Jafung Perekonomian Setda Bengkalis, Syamsir, menyampaikan PT BLJ dan PDAM Tirta Terubuk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, pelayanan yang optimal akan berdampak pada meningkatnya tingkat kepatuhan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.
Dalam rapat tersebut, Sanusi juga menyampaikan hasil evaluasi dari Bagian Perekonomian yang menunjukkan bahwa PT BLJ sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bengkalis dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap peningkatan PAD.
“Berdasarkan hasil evaluasi dari Bagian Perekonomian, dapat kami pahami bahwa PT BLJ sebagai BUMD belum mampu mendongkrak PAD Kabupaten Bengkalis sesuai harapan. Oleh karena itu, diperlukan pertanggungjawaban yang jelas atas berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan ke depan,” ungkapnya.
Menjawab hal tersebut, Manager Finance PT BLJ, Maulana Fajri, memaparkan sejumlah program dan proyek strategis yang sedang dijalankan perusahaan sepanjang tahun 2026. Di antaranya Proyek Desain dan Pembangunan Warehouse Elnusa Duri Tahap I, penyewaan peralatan dan tenaga kerja, penjualan tanah borrow pit, Project Construction Service Work Unit Rate Multi Discipline (CS WUR MD), pembangunan kantor tahap I, renovasi SPBU, serta berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).
Terkait renovasi SPBU, Maulana menjelaskan bahwa proyek tersebut masih menghadapi kendala administratif karena dokumen Detail Engineering Design (DED) belum memperoleh persetujuan penuh dari pihak Pertamina. “Dari delapan tahapan persetujuan yang diperlukan, baru dua tanda tangan yang telah diperoleh, sementara enam lainnya masih dalam proses,” jelas Maulana.
Selain itu, PT BLJ juga menjalankan program CSR yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, UMKM, perkebunan, dan rumah ibadah. Saat ini, alokasi anggaran terbesar masih difokuskan pada sektor rumah ibadah dan kesehatan.
Menanggapi paparan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis menyarankan agar program CSR lebih diarahkan pada sektor yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti pengembangan UMKM dan pendidikan, termasuk pemberian beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ia juga meminta agar rapat selanjutnya secara khusus membahas laporan neraca keuangan perusahaan.
Sementara itu, dari sektor pelayanan publik, PDAM Tirta Terubuk melalui Kepala Bagian Teknik, Harry Kumbara, menjelaskan bahwa ketersediaan air baku hingga saat ini masih dalam kondisi aman. PDAM juga tengah mengembangkan jaringan saluran air baru yang menghubungkan Wonosari Timur dengan Kelapasari.
Selain itu, pihaknya telah mengajukan usulan pembangunan infrastruktur air baku kepada Dinas PUPR melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) serta menyampaikan kebutuhan air baku kepada Bappeda sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan layanan air bersih kepada masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Sanusi mengingatkan pentingnya langkah antisipatif dalam menghadapi musim kemarau dengan memastikan kecukupan kapasitas dan daya tahan stok air baku.
“Jangan menunggu musim kemarau baru berpikir mengenai persediaan air PDAM. Mulai dari sekarang harus dicari tambahan sumber air maupun dilakukan perbaikan kanal yang ada agar ketersediaan air dapat terpenuhi untuk masyarakat Pulau Bengkalis,” tegas Sanusi.
Ia juga menyoroti persoalan pelayanan air bersih di Kecamatan Mandau dan sekitarnya yang dinilai masih memerlukan perhatian serius.
“Untuk masyarakat Duri perlu perhatian serius terkait ketersediaan air PDAM yang masih menghadapi banyak persoalan. Penyambungan aliran pipa DUROLIS ke PDAM Duri perlu segera dipercepat,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis, Fakhtiar Qadri, menyampaikan apresiasi atas berbagai upaya yang dilakukan PT BLJ dan PDAM Tirta Terubuk dalam meningkatkan kontribusi terhadap PAD daerah. Ia berharap berbagai hambatan teknis yang masih dihadapi, khususnya terkait renovasi SPBU, dapat segera diselesaikan.
“DPRD siap membantu melalui fungsi pengawasan agar PT BLJ dapat memberikan kinerja terbaik bagi daerah,” ujarnya.
Khusus terkait pelayanan PDAM Tirta Terubuk, Fakhtiar juga menyoroti mekanisme pendaftaran pelanggan baru yang hingga kini belum disertai bukti pendaftaran. Menurutnya, hal tersebut perlu segera dibenahi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menegaskan bahwa berbagai kritik, masukan dan koreksi yang disampaikan kepada PDAM hendaknya dijadikan motivasi untuk memperbaiki pelayanan tanpa perlu menimbulkan perdebatan yang tidak produktif.
Menutup rapat, Sanusi menegaskan bahwa Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis akan terus mendorong optimalisasi potensi Pendapatan Asli Daerah melalui penguatan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja BUMD maupun instansi terkait.
“Komisi III berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi potensi PAD demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis,” tutur Sanusi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....