Karhutla di Rupat Padam, BPBD Bengkalis Tetap Lakukan Pemantauan
- 09 Jun 2026 20:42 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat terjadi di wilayah Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, berhasil dipadamkan. Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis masih terus melakukan patroli dan pemantauan guna memastikan kondisi tetap aman.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bengkalis, Rony Afriadi, mengatakan hingga saat ini tidak ditemukan lagi titik api di lokasi yang sebelumnya terdampak kebakaran. Namun, petugas tetap disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.
"Tim masih melakukan patroli dan pemantauan di sana, meskipun titik api sudah tidak ada lagi," kata Rony Afriadi kepada RRI, Selasa 9 Juni 2026.
Menurutnya, hasil pemantauan juga menunjukkan kondisi di wilayah tersebut semakin membaik. Berdasarkan data dari aplikasi Sipongi, saat ini tidak terdeteksi lagi titik panas di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Rony menjelaskan, bekas lahan yang sebelumnya terbakar juga telah menunjukkan kondisi yang lebih baik. Dari hasil pemantauan melalui sistem yang digunakan pemerintah untuk mendeteksi kebakaran hutan dan lahan, area bekas terbakar sudah terlihat kembali menghijau.
"Kalau dilihat dari aplikasi Sipongi, wilayah Bengkalis sudah tidak terlihat lagi titik panas. Bahkan bekas lahan terbakar sudah terpantau hijau," ujarnya.
Meski kondisi karhutla telah terkendali, BPBD Bengkalis tetap mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran baru, terutama saat cuaca panas yang dapat meningkatkan risiko penyebaran api.
BPBD juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, Manggala Agni, pemerintah kecamatan, serta masyarakat peduli api dalam upaya pencegahan karhutla. Selain patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat.
Rony menegaskan, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan atau indikasi munculnya titik api di wilayah masing-masing.
Dengan kondisi yang saat ini sudah terkendali, BPBD berharap Kabupaten Bengkalis dapat tetap bebas dari titik panas dan kebakaran lahan sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal tanpa gangguan kabut asap.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....