Pemkab Siak Matangkan Pemulangan Jemaah Haji dan Persiapan Kafilah MTQ Riau

  • 03 Jun 2026 12:43 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Siak - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Ruang Rapat Sri Indrapura, Kantor Bupati Siak, Selasa 2 Juni 2026, guna mematangkan dua agenda keagamaan penting, yakni pemulangan Jemaah Haji Kabupaten Siak Tahun 1447 H serta persiapan keberangkatan kafilah untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi.

Rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, turut dihadiri berbagai unsur terkait, termasuk perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Toto Santoso. Pertemuan tersebut membahas secara rinci aspek teknis pelaksanaan kedua agenda agar berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi dengan baik.

Dalam pembahasan pemulangan jemaah haji, disepakati bahwa kepulangan jemaah asal Kabupaten Siak dari debarkasi menuju daerah akan dibagi ke dalam empat kelompok terbang (kloter) yang menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Sekupang, Batam, menuju Tanjung Buton dengan kapal Dumai Line.

Kloter 4 yang terdiri dari satu jemaah perempuan serta Kloter 5 yang berjumlah dua jemaah dijadwalkan tiba di Tanjung Buton pada 7 Juni 2026 pukul 14.00 WIB. Sementara itu, mayoritas jemaah tergabung dalam Kloter 12 dengan jumlah 252 orang yang dijadwalkan tiba pada 16 Juni 2026 pukul 13.00 WIB. Adapun Kloter 18 atau yang dikenal sebagai Kloter Pelangi sebanyak sembilan orang akan tiba pada 21 Juni 2026 pukul 13.00 WIB.

Untuk menjaga kelancaran proses pemulangan dan menghindari penumpukan massa di area pelabuhan, pemerintah daerah bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak akan melakukan sosialisasi secara intensif melalui seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan.

“Kami berharap seluruh keluarga jemaah dapat memahami mekanisme yang telah disepakati bersama. Demi kelancaran dan kenyamanan para jemaah yang baru kembali dari Tanah Suci, tidak akan ada penyambutan secara seremonial di Pelabuhan Tanjung Buton,” ungkap salah satu poin yang ditekankan dalam rapat koordinasi tersebut.

Pemerintah juga mengimbau keluarga jemaah untuk tidak melakukan penjemputan langsung di pelabuhan. Sebagai gantinya, keluarga diminta menunggu kedatangan jemaah di titik kumpul yang telah ditetapkan pada masing-masing kecamatan.

Selain membahas kepulangan jemaah haji, rapat juga mematangkan persiapan keberangkatan kafilah Kabupaten Siak yang akan berlaga pada MTQ Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi. Sebanyak 70 orang yang terdiri dari peserta, pelatih, ofisial, dan pendamping dijadwalkan berangkat pada 25 Juni 2026 selepas salat Subuh.

Rombongan ditargetkan tiba di Kabupaten Kuantan Singingi pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB dan akan diterima secara resmi oleh panitia provinsi di Gedung Abdoer Rouf. Setibanya di lokasi, seluruh anggota kafilah akan langsung mengikuti proses verifikasi peserta sebagai tahapan penting untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan administrasi sebelum memasuki arena perlombaan.

“Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan. Baik dalam pelayanan kepada jemaah haji yang kembali ke tanah air maupun dalam mendukung kafilah Kabupaten Siak agar dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada MTQ tingkat provinsi,” ujar Mahadar saat memimpin rapat.

Melalui koordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait ini, Pemerintah Kabupaten Siak berharap seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji maupun partisipasi kafilah MTQ dapat berlangsung lancar, tertib, dan memberikan hasil terbaik bagi masyarakat serta daerah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....