Wujudkan Sekolah Nasional Terintegrasi Tahun 2026, Pemkab Bengkalis Gelar FGD
- 31 Mei 2026 15:00 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Pendidikan, beberapa waktu lalu menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait usulan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Bupati Bengkalis. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan berbagai aspek pendukung guna mewujudkan program pendidikan terpadu yang berkualitas dan berdaya saing di Kabupaten Bengkalis.
FGD tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Bappeda, BPKAD, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, BPN, Camat Bengkalis, unsur pendidikan tingkat SD hingga SMP, serta Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) dari BPMP Provinsi Riau.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil verifikasi dan validasi lapangan calon lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi yang sebelumnya dilakukan oleh tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama BPMP Provinsi Riau. Dalam forum tersebut, Tim Verval BPMP Provinsi Riau turut memaparkan konsep pengembangan SNT, persyaratan yang harus dipenuhi, serta kesiapan daerah dalam mendukung implementasi program tersebut.
Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menegaskan bahwa Program Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan peluang besar bagi Kabupaten Bengkalis untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui sistem yang lebih modern, terintegrasi, dan mampu menjawab tantangan masa depan. “Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentu mendukung penuh usulan Sekolah Nasional Terintegrasi ini. Diharapkan seluruh OPD terkait dapat bersinergi dan mempersiapkan segala kebutuhan pendukung agar program ini dapat terwujud dengan baik,” ujar Bagus, Sabtu 30 Mei 2026.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari perencanaan pembangunan, penyediaan lahan, dukungan infrastruktur, hingga kesiapan sumber daya pendidikan yang memadai.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Hadi Prasetyo, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung seluruh tahapan pengusulan dan pengembangan Sekolah Nasional Terintegrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan daerah. “Melalui program ini, kita berharap hadirnya ekosistem pendidikan yang lebih terpadu, berkualitas, dan mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa depan di Kabupaten Bengkalis,” ungkapnya.
FGD tersebut juga menjadi wadah sinkronisasi antarinstansi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi dalam menyiapkan berbagai dokumen serta kebutuhan teknis yang menjadi syarat utama pengajuan program SNT. Berbagai aspek strategis dibahas dalam forum tersebut, termasuk kesiapan lahan, dokumen perencanaan, dukungan anggaran, infrastruktur penunjang, hingga pengembangan kawasan pendidikan terpadu yang berkelanjutan. Seluruh pihak yang hadir menyatakan komitmennya untuk mendukung proses pengusulan agar dapat berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat.
Melalui pelaksanaan Focus Group Discussion ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menunjukkan keseriusannya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang lebih maju dan terintegrasi. Program Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan daya saing pendidikan, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....