Alasan Daging Kurban Tidak Boleh Langsung Dicuci
- 28 Mei 2026 16:10 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Setelah menerima daging kurban, sebagian masyarakat memiliki kebiasaan langsung mencucinya sebelum disimpan atau dimasak. Namun, menurut panduan kesehatan, kebiasaan ini ternyata tidak selalu dianjurkan karena dapat menimbulkan risiko bagi keamanan pangan di rumah tangga.
Mengutip penjelasan dari Halodoc, mencuci daging mentah justru berpotensi menyebarkan bakteri ke berbagai permukaan dapur melalui percikan air. Kondisi ini dikenal sebagai kontaminasi silang, yaitu perpindahan bakteri dari bahan mentah ke peralatan masak, meja dapur, atau bahan makanan lain yang ada di sekitarnya. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit bawaan makanan jika tidak ditangani dengan benar. Halodoc - Apakah Daging Boleh Dicuci?
Dalam penjelasannya, Halodoc juga menyebutkan bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter dapat menyebar melalui air cucian daging mentah. Ketika air tersebut memercik, bakteri bisa menempel pada tangan, peralatan dapur, hingga bahan makanan lain yang siap konsumsi. Jika tidak dibersihkan dengan benar, hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare, mual, hingga infeksi saluran pencernaan.
Selain itu, mencuci daging juga dapat membuat permukaan daging menjadi lebih lembap. Kondisi lembap ini justru dapat menjadi media yang mendukung pertumbuhan bakteri, terutama jika daging tidak segera dimasak atau tidak disimpan dengan cara yang benar. Karena itu, para ahli kesehatan yang dikutip Halodoc lebih menyarankan agar daging tidak dicuci sebelum disimpan dalam freezer.
Cara yang lebih aman, menurut panduan tersebut, adalah dengan langsung memotong daging sesuai kebutuhan, kemudian menyimpannya dalam wadah bersih dan kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam freezer. Jika daging akan langsung dimasak, maka pencucian dapat dilakukan, namun tetap harus memastikan area dapur tetap higienis dan semua peralatan segera dibersihkan setelahnya.
Halodoc juga menekankan pentingnya kebersihan tangan dan peralatan dapur saat mengolah daging mentah untuk mencegah penyebaran bakteri. Dengan penanganan yang tepat, risiko kontaminasi dapat diminimalkan sehingga daging kurban tetap aman dikonsumsi oleh keluarga.
Dengan demikian, kebiasaan tidak langsung mencuci daging kurban bukan tanpa alasan. Selain menjaga kualitas daging, langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan pangan agar masyarakat terhindar dari risiko penyakit akibat makanan yang tidak higienis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....