Pemkab Siak Salurkan Seragam Gratis Bantu Pelajar Kurang Mampu

  • 22 Mei 2026 12:03 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Siak - Pemerintah Kabupaten Siak menyalurkan bantuan seragam sekolah gratis kepada puluhan pelajar di Kecamatan Sungai Apit sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan membantu meringankan beban keluarga kurang mampu. Bantuan tersebut diberikan kepada 60 siswa baru tahun ajaran 2025/2026 dari SD Negeri 20 Lalang, Kampung Lalang dan SD Negeri 14 Teluk Mesjid.

Masing-masing siswa menerima dua pasang seragam sekolah, yakni seragam merah putih dan seragam pramuka. Adapun rincian penerima bantuan di SD Negeri 20 Lalang sebanyak 13 siswa, terdiri dari 11 siswa bantuan pemerintah daerah dan 2 siswa dari Baznas Siak. Sementara SD Negeri 14 Teluk Mesjid menerima 47 siswa, dengan rincian 41 siswa bantuan Pemda dan 6 siswa dari Baznas Siak.

Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Mahadar, mengatakan program seragam sekolah gratis merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah di bidang pendidikan, khususnya untuk membantu masyarakat kurang mampu. “Seragam sekolah gratis ini, kami harapkan dapat meringankan ekonomi dan mempersiapkan anaknya untuk sekolah. Terutama bagi keluarga kategori tidak mampu,” jelas Mahadar, Rabu 20 Mei 2026.

Mahadar berharap bantuan tersebut dapat menambah semangat belajar dan rasa percaya diri anak-anak dalam menempuh pendidikan. “Bapak harap anak-anak bapak nantinya bisa belajar dengan rajin dan semangat, agar apa yang di cita-citakan bisa tercapai, dan pastinya bisa membahagiakan orang tua,” pintanya. Ia juga mengapresiasi para guru yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Siak.

Sementara itu, Nora, salah seorang orang tua siswa penerima bantuan, mengaku bersyukur atas program seragam gratis tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih kepada pak sekda, khususnya ibu Bupati telah memberikan kami seragam gratis ini. Kami senang, dengan adanya seragam sekolah gratis ini, tentu sangat membantu orang tua disaat anak baru masuk sekolah, apalagi ditengah keadaan ekonomi seperti saat ini,” ringkas Nora.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....