Harga Ayam dan Sayuran di Pasar Terubuk Bengkalis Kembali Naik
- 11 Mei 2026 18:52 WIB
- Bengkalis
RRI.CO.ID, Bengkalis - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tradisional Terubuk Bengkalis kembali mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir setelah sempat turun pada pekan lalu. Kenaikan terjadi pada komoditas ayam broiler dan sejumlah sayuran yang didatangkan dari daerah pemasok Bukittinggi, Sumatera Barat.
Pantauan di Pasar Terubuk Bengkalis, Senin 11 Mei 2026, harga ayam broiler yang sebelumnya berada di kisaran Rp26 ribu hingga Rp28 ribu per kilogram kini naik menjadi sekitar Rp30 ribu per kilogram. Selain ayam, beberapa jenis sayuran seperti buncis, bunga kol, bawang pre, dan daun sop juga mengalami kenaikan harga.
Pedagang sayur di Pasar Terubuk Bengkalis, Joni, mengatakan kenaikan harga sayuran dipengaruhi faktor cuaca di daerah pemasok. Curah hujan yang cukup tinggi membuat pasokan sejumlah komoditas menjadi terbatas sehingga berdampak terhadap harga jual di pasar.
“Kalau harga sayur-sayur Bukittinggi memang relatif naik ini. Macam buncis, bunga kol, bawang pre, daun sop itu naik. Mungkin karena faktor cuaca hujan di sana. Tapi kalau cabe merah masih stabil di harga 35 sampai 40 ribu,” ujar Joni saat diwawancarai RRI.
Menurut Joni, meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, harga cabai merah dan cabai rawit masih relatif stabil dalam satu bulan terakhir. Kondisi tersebut dinilai cukup membantu masyarakat di tengah naiknya sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
Sementara itu, pedagang ayam di Pasar Terubuk Bengkalis, Bagariang, menyebut kenaikan harga ayam terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. Bahkan harga ayam mengalami kenaikan sekitar seribu rupiah setiap harinya dibanding pekan sebelumnya.
“Sekarang di posisi 30 ribu per kilo. Kemarin masih 26, 27, 28 ribu gitulah. Naik-naik seribu, naik seribu. Kalau barang mahal orang yang biasa beli dua ekor tinggal seekor. Menurun pasti penjualannya,” kata Bagariang.
Ia menambahkan, kenaikan harga ayam mulai berdampak pada daya beli masyarakat. Sebagian pembeli mengurangi jumlah pembelian akibat harga yang semakin tinggi menjelang Idul Adha.
Pedagang berharap kondisi cuaca membaik dan distribusi pasokan kembali lancar agar harga kebutuhan pokok dapat kembali stabil dan tidak terus membebani masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....