Juleha Bengkalis Siapkan Tim Sembelih Sapi Kurban 1 Ton

  • 01 Mei 2026 22:00 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalis - Wakil Ketua DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Bengkalis, Syahrul, mengungkapkan hingga saat ini belum ada permintaan resmi terkait pelaksanaan penyembelihan hewan kurban oleh Juleha pada Iduladha tahun ini.

Meski demikian, Syahrul menyebutkan pada tahun sebelumnya pihaknya telah melaksanakan penyembelihan hewan kurban di sejumlah titik, termasuk di Kantor Bupati Bengkalis, masjid tempat domisilinya, serta beberapa musala.

“Untuk tahun lalu, kami dari Juleha melaksanakan penyembelihan di Kantor Bupati Bengkalis dan di beberapa titik lainnya, total ada tiga lokasi. Semua dilakukan sesuai aturan dan tata cara penyembelihan halal yang telah diajarkan,” ujarnya Jum'at, 1 Mei 2026.

Terkait rencana penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia dengan bobot mencapai 1 ton di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Syahrul menegaskan pihaknya siap jika dipercaya menjalankan tugas tersebut.

“Kami akan mempersiapkan tim penyembelihan sebanyak 8 hingga 10 orang, menyesuaikan dengan bobot sapi yang mencapai 1 ton,” jelasnya.

Ia menambahkan, jumlah personel tersebut dinilai ideal karena seluruh anggota tim telah mendapatkan pelatihan dan memiliki sertifikasi resmi.

“Tim itu minimal 8 orang dan maksimal 10 orang. Insya Allah terjamin, karena mereka sudah terlatih dan bersertifikat yang diakui pemerintah,” katanya.

Syahrul menjelaskan, secara teknik penyembelihan, sapi berbobot besar tidak berbeda dengan hewan lainnya. Namun, dibutuhkan tenaga lebih besar dalam proses penanganannya.

“Secara teknik dan doa sama, hanya saja untuk bobot besar membutuhkan energi yang lebih maksimal,” ungkapnya.

Untuk metode penyembelihan, Juleha masih menggunakan sistem manual, termasuk dalam proses merebahkan sapi dengan bantuan tali.

“Kami menggunakan teknik merobohkan dengan tali, mengikat bagian kepala dan kaki belakang kiri, lalu menggunakan simpul pinggang atau teknik gesper. Setelah itu ditarik oleh petugas hingga sapi rebah dengan baik,” terangnya.

Dalam proses penyembelihan, Juleha menggunakan pisau khusus dengan standar tertentu.

“Panjang pisau minimal 25 cm dan maksimal 30 cm. Untuk sapi 1 ton, kami gunakan pisau premium berbahan Elmax dengan kekerasan 62 HRC,” jelas Syahrul.

Ia juga memaparkan teknik penyembelihan dilakukan dengan satu tarikan maksimal pada bagian leher untuk memutus empat saluran utama.

“Tekniknya satu kali tarik dari bawah ke atas dengan tenaga maksimal. Kita pastikan terputus hulqum (saluran pernapasan), mari’ (saluran makanan), dan dua pembuluh darah. Kalau belum sempurna, dilanjutkan hingga terputus,” katanya.

Selain itu, Syahrul menekankan pentingnya menjaga kondisi hewan agar tidak stres sebelum disembelih, karena dapat memengaruhi kualitas daging.

“Hewan harus diusahakan tidak stres. Biasanya stres karena cara merebahkan atau terlalu banyak disaksikan orang,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya berencana menutup mata sapi saat proses penyembelihan berlangsung.

“Kemungkinan mata sapi akan kita tutup agar tidak stres saat disaksikan masyarakat. Karena kalau stres, itu juga berpengaruh pada kualitas daging,” pungkasnya.

Bagi masyarakat yang membutuhkan Tenaga dari Juleha bisa menghubungi di nomor WhatsApp +62 813-7833-8848.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....