Sapi Kurban Presiden di Bengkalis Hampir Final, Tunggu Penawaran Harga

  • 30 Apr 2026 16:15 WIB
  •  Bengkalis

RRI.CO.ID, Bengkalıs - Proses pengajuan hewan kurban Presiden untuk Kabupaten Bengkalis telah rampung. Namun, hingga kini pemerintah daerah masih menunggu kepastian harga dari Sekretariat Kepresidenan terkait pembelian sapi tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Bengkalis, Suhairi, mengatakan sapi yang diusulkan telah dinyatakan final dari sisi teknis.

“Kalau sapi yang diusulkan sudah final, cuma terkait harga saja yang belum deal dengan Sekretariat Kepresidenan,” ujar Suhairi, Kamis 30 Mei 2026.

Ia menjelaskan, sapi yang diusulkan memiliki bobot mendekati satu ton. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan pita ukur, berat sapi berada pada rentang 961 hingga 1.037 kilogram.

“Kalau dirata-ratakan, beratnya sekitar 999 kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, untuk lokasi penyembelihan hewan kurban Presiden, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menetapkan Masjid Raya Istiqomah Bengkalis sebagai tempat pelaksanaan.

“Untuk penyembelihan sudah dikeluarkan keputusannya. Rencana akan dilakukan di Masjid Istiqomah Bengkalis,” singkat Suhairi.

Terkait untuk petugas penyembelihan pihak dinas akan segera berkoordinasi dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang sudah bersertifikat.

Sebelumnya, DTPHP Bengkalis telah mengusulkan satu ekor sapi jenis Simmental sebagai hewan kurban Presiden Prabowo di wilayah tersebut. Sapi tersebut berasal dari peternak lokal di Kecamatan Mandau, tepatnya di Duri.

Adapun pemilik sapi tersebut adalah peternak bernama Adi Tiawarman. Sapi Simmental yang diusulkan diperkirakan berusia sekitar lima tahun dengan bobot hampir mencapai satu ton.

Pihak DTPHP Bengkalis juga telah melakukan serangkaian pemeriksaan kesehatan terhadap hewan tersebut. Selain itu, sapi telah diberikan vitamin, obat cacing, serta menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh guna memastikan kondisi hewan layak sebagai hewan kurban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....